Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
4,181,309
+3,145
Meninggal
139,919
+237
Sembuh
3,968,152
Active
73,238
Last updated: 17 September 2021 - 4:53 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 4,181,309 +3,145 new today Meninggal 139,919 +237 new today Sembuh 3,968,152 Active: 73,238 Last updated: 17 September 2021 - 4:53 am (+07:00)
Link 

Banner
398

Innalilahi, Seorang Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri di Perlintasan Kereta Api

  • Bagikan
Jasad wanita yang diduga bunuh diri di perlintasan Kereta Api. (foto: Abdul).
Jasad wanita yang diduga bunuh diri di perlintasan Kereta Api. (foto: Abdul).
Didin menunjukkan lokasi jasad korban. (foto: Abdul).
Didin menunjukkan gang tempat korban berasal. (foto: Abdul)
didin Rohidin, petugas penjaga lintasan kereta api. (foto: Abdul).

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Seorang wanita yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun ditemukan tewas usai diduga melakukan bunuh diri dengan menabrakkan diri ke Kereta Api yang melaju, Minggu (18/07/2021).

Kejadian yang berlangsung dengan cepat ini terjadi di kawasan Portal Tegal Laja, RW04 Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di depan PT Kertas Peruri Padalarang.

didin Rohidin, petugas penjaga lintasan kereta api. (foto: Abdul).
Didin Rohidin, petugas penjaga lintasan kereta api. (foto: Abdul).

“Yang saya lihat awalnya wanita ini menyeberang rel kereta, lalu tak lama dia menyebrang kembali berjalan menuju gang. Tak lama saat terdengar suara kereta akan lewat, wanita ini berjalan di sisi rel dan kira-kira saat jarak 1 meter, dia langsung melompat ke rel”, jelas Didin Rohidin (43), petugas penjaga pintu kereta api yang posisinya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dilanjutkan Didin, saat kejadian berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB tersebut, tidak ada orang lain di sekitar lokasi yang dapat mencegah wanita yang mengenakan baju biru dan hijab merah ini melompat ke arah kereta yang melaju.

Didin menunjukkan gang tempat korban berasal. (foto: Abdul)
Didin menunjukkan gang tempat korban berasal. (foto: Abdul)

“Korban meninggal di tempat dengan kondisi kepala hancur setelah terseret kurang lebih sejauh 10 meter”, lanjutnya.

Usai kejadian, Didin langsung melapor ke kantor PT KAI dan tak lama 2 orang petugas keamanan dari Stasiun Padalarang datang dan langsung menghubungi Polsek Padalarang.

Setelah menerima laporan, sekitar jam 15.00 WIB petugas dari Polsek Padalarang datang dan langsung mengevakuasi jasad korban dan membawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan otopsi dan identifikasi.

Didin menunjukkan lokasi jasad korban. (foto: Abdul).
Didin menunjukkan lokasi jasad korban. (foto: Abdul).

“Sebelum Polisi datang, jasad korban ditutupi sementara dengan daun pisang, lalu setelah dibawa saya bersama beberapa petugas membersihkan rel dari sisa-sisa darah dan potongan tubuh korban”, pungkas Didin.

Hingga berita ini diturunkan pihak Polsek Padalarang belum dapat memberi keterangan lebih lanjut tentang identitas korban. (Abdul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *