oleh

Ini Dia Pemecah Rekor Membuat Seribu Lagu Anak, Dalam 6 Bulan

BANGBARA.COM, BANDUNG, — Musisi asal Jakarta akan memecahkan rekor ORI Original Rekor Indonesia pencipta lagu terbanyak sebanya 1000 lagu anak dalam waktu 6 bulan sejak akhir bulan November 2017 hingga awal Juni 2018 ini. Rekor tersebut akan dicatatkan pada tanggal 25 Agustus 2018 mendatang.

“Saya berhasil menciptakan Lagu sebanyak 1000 lagu dalam waktu 6 bulan ejak akhir bulan November 2017 hingga awal Juni 2018 ini, dan ini juga sudah dideklarasikan pada Hari Anak Nasional di Semarang, dan akan mencatatkan Rekorpada tanggal 25 Agustus mendatang,” Kata Bunda Maya IBN.

“Acara spektakuler ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2018 di Tamini Square di Main Hall lantai Atrium lt. GF Mulai dari jam 10.00 hingga 15.00 WIB,” tambah maya.

Dalam agenda pemecahan rekor ini maya juga akan mengumpulkan 1000 anak multi talenta dan juga berprestasi bersama ketua umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.

Menanggapi hal tersebut Agung Elvianto selaku presiden ORI Original Rekor Indonesia sangat mengapresiasi, menurutnya hal tersebut merupakan agenda yang spektakuler karena bias mencipatakan lagu anak sebanyak 1000 lagu dalam waktu 6 bulan.

“ini prestasi yang sangat luar biasa dari seorang Maya, untuk prestasi dalam kiprah lagu anak, saat ini sudah sangat jarang yang berkiprah dalam lagu anak, harapan kami setelah pencatatan rekor ORI nanti lagu anak bias kembali bergeliat dikanca Nasional,” kata Agung Elvianto selaku Presiden ORI di Bandung, Rabu, (8/8/18).

Bunda maya sendiri menciptakan lagu anak ini berawal dari keprihatinannya atas pendidikan yang ada diindonesia yang memisahkan pendidikan sains dan pendidikan talenta, sementara dijakarta sendiri sudah ada sekolah khusus dari luar Negeri yang bias menyatukan itu semua.

“jadi motivasinya berawal dari keprihatinan saya atas pendidikan yang memisahkan antara pendidikan sains dengan pendidikan talenta,” katanya.

Maya juga berharap pada pemecahan rekor nanti dapat disaksikan dan diliput oleh media massa sehingga bias dilihat dan menjadi motovasi bagi anak-anak danterpacu untuk berprestasi.

“kami berharap agar para jurnail dan para media dapat meliput kegiatan kami tersebut agar bias disaksikan oleh anak-anak Indonesia sehingga terpacu untuk berkarya, dan saya juga mohon untuk menyebarkan informasi ini” pungkasnya. (Fal)

1441total visits,3visits today

Komentar

News Feed