oleh

Herry Hermawan Terpilih Sebagai Dirut PD Pasar Bermanfaat, Sempat Menjadi Polemik

Link Banner

Bandung, BANGBARA.COM. – Pemilihan Herry Hermawan sebagai Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Bermartabat tidak memiliki cacat administasi, hingga persoalan usia yang dipermasalahkan oleh berbagai pihak adalah alasan keliru.

Hal ini dipastikan oleh Pakar Hukum Tata Negara Universitas Khatolik Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf yang menjadi bagian dari tim Panitia Seleksi (Pansel) pemilihan Direktur Utama PD Pasar Bermartabat

Link Banner
Link Banner

Menurut Asep, pada saat pendaftaran untuk mengikuti seleksi Dirut PD Pasar Bermartabat di pertengahan 2019 silam, Herry masih berusia 54 tahun. Pria kelahiran 1964 tersebut baru akan menginjak usia 55 tahun pada 16 September.

“Karena ada diskusi dalam Pansel bahwa penentuan lanjut atau tidak itu di administrasi. Karena kalau pelantikan kita tidak tahu kapan itu pelaksanaannya. Jadi secara administrasi, Herry masih memenuhi syarat”, jelas Asep, Jumat (24/07/2020).

Dilanjutkannya, jika batas usia dipatok pada saat pelantikan, maka bakal sulit diperhitungkan. Sebab waktu pelantikan fleksibel mengingat harus menyesuaikan dengan agenda Wali Kota Bandung, sehingga tidak pasti.

Sekalipun pada saat pelantikan nantinya Herry sudah melewati tanggal lahirnya, Asep menyatakan bahwa selama belum menginjak hari lahir yang ke 56 tahun, maka usia Herry masih tetap sesuai kriteria di batas umur tertinggi, yakni 55 tahun.

“Sekalipun 55 Tahun lebih 11 bulan atau di akhirnya, itu tetap masih di usia 55 tahun”, tegas Asep kembali.

Asep mengungkapkan, proses penyeleksian akan berakhir sampai pada pemilihan satu nama. Selebihnya, hanya tinggal menunggu pelantikan untuk pengesahan peserta seleksi terpilih.

“Akhirnya pelantikan juga sangat longgar karena perundangan-undangan itu mengatur di pendaftaran. Kalau pelantikan itu sepenuhnya kepada Wali Kota. Karena semua proses sudah selesai”, ungkapnya.

Baca Juga,  Mengingatkan Untuk Menjaga Ozon di Hari Ozon Internasional 2020

Asep juga memastikan, proses penyeleksian Dirut PD Pasar Bermartabat ini berjalan secara independen. Meski Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung ikut dalam jajaran tim pansel, namun penilaian para ahli tidak bisa diintervensi.

“Karena saya terlibat langsung dalam seleksi ya berjalan sesuai prosedur, independen, dan objektif. Jadi tidak ada intervensi. Meskipun Pak Walikota sebagai ownernya mewakili Pemda, Pak Sekda demikian juga. Tidak ada satupun titipan si A atau si B yang harus menang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul mengaku sudah meminta klarifikasi dari Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Bandung terkait proses pemilihan Dirut PD Pasar Bermartabat. Termasuk di dalamnya terkait adanya anggapan kecacatan administrasi.

“Waktu itu muncul ke Komsi A kita juga mendapatkan notulensi klarifikasi Pansel ke bagian ekonomi dan kita punya salinan itu. Bagian Ekonomi juga mampu memberikan penjelasan yang memang bisa dipertanggungjawabkan. Pada saat pendaftaran usia Herry masih belum melampaui batas maksimal usia pendaftar”, terangnya.

Sumber: Humas Kota Bandung

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed