oleh

Hengki-Sonya Kunjungi Korban Banjir, Warga Mengadu Menangis

Link Banner

Padalarang, BANGBARA.COM.- Pasca hujan besar yang menerpa beberapa lokasi di Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyisakan luka dari beberapa warga yang terkena musibah banjir.

Lokasi yang menjadi catatan penting adalah di sekitar Cimareme, Desa Cipeundeuy, dan beberapa lokasi lainya di Padalarang KBB, adalah pertama kalinya sebagian warga merasakan dampak banjir yang tidak pernah dirasakan sebelumnya.

Link Banner

Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengki Kurniawan bersama Istrinya Sonya Fatmala yang prihatin atas musibah ini, didampingi petugas BPBD, BAZNAS, serta lainya, langsungĀ mendatangi lokasi di Desa Cipeundeuy, dan Desa Cimareme, pada Rabu pagi, (01/01/2020).

Dalam peninjauannya ini, Hengki membawa bantuan logistik untuk masyarakat yang terkena dampak banjir berupa makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya. Di wilayah ini terdapat sekitar 77 rumah dan 300 jiwa menjadi korban.

“Saya berharap warga untuk tetap tenang, karena kami sudah menyiapkan beberapa bantuan untuk warga, bersama BPBD, dan yang lainya untuk membantu warga.” Papar Hengki saat di wawancarai awak media dialokasi, Rabu, (1/1/2020).

Hengki meyakinkan warga, bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Dan Hengki pun meminta agar dengan musibah ini tidak menyalahkan siapapun.

Sonya Membantu Memasak kebutuhan para pengungsi
Sonya Ikut Membantu Memasak kebutuhan para pengungsi.

“Saya sudah meninjau beberapa lokasi bencana banjir, dan Saya berharap dengan kondisi ini agar kita tidak saling menyalahkan pihak manapun dan mari bergotong – royong saling membantu warga.” Jelasnya.

Salah satu warga seorang ibu yang menggendong anaknya itu, saat melihat kedatangan Hengki dan Sonya langsung tersedu-sedu nampak kesedihan dengan nafas yang tertahan.

Sang ibu menyampaikan semua keluhan kondisi nya pasca kejadian banjir tersebut, dan Hengki pun ikut menenangkan sang ibu tersebut dan langsung memberikan bantuan.

Baca Juga,  Kebut TPS Berteknologi Tinggi, Gubernur Emil Pastikan 2024 Citarum Tak Ada Sampah Lagi

Bergeser dilokasi yang berbeda seorang ibu langsung beranjak memeluk Sonya Fatmala sang Istri Wabup itu, dengan tangisan yang membuat haru beberapa orang yang berada dilokasi.

“Makasih ya Allah, makasih Ibu dan Bapak sudah mau hadir dan membantu kami.” teriak sang ibu yang tertahan dengan tangis kesedihannya.

Semua perabotan rumah warga banyak yang rusak, begitupun beberapa surat penting milik keluarga banyak yang terendam air.

“Selama kami hidup disini tidak pernah ada kejadian ini, sehingga kami tidak ada persiapan khusus jika akan terjadi air besar datang seperti ini ” ucap salah satu warga yang lain.

 

Hengki Kurniawan saat meninjau lokasi Banjir ditemani petugas BPBD serta warga lainya.
Hengki Kurniawan saat meninjau lokasi Banjir ditemani petugas BPBD serta warga lainya.

Hengki meminta kepada semua masyarakat untuk saling bergotong royong membantu para korban, tidak perlu saling menyalahkan pihak manapun karena bencana ini.

“Ini adalah musibah yang tidak bisa di hindari. Mungkin ini adalah teguran dari Allah untuk kita semua, tidak hanya Pemerintah tapi juga masyarakat. Saya harap para Kades dapat membantu untuk mengingatkan warganya agar jangan membuang sampah sembarangan, lebih peduli kepada lingkungan, kalau perlu Kades membuat Bank Sampah untuk mengatasi persoalan sampah yang menumpuk dan bisa mengakibatkan banjir”, ucapnya kembali.

Dengan kejadian awal tahun 2020 yang menimpa warga Desa Cipeundeuy dan Desa Cimareme, serta beberapa titik lainya, Hengki berinisiatif membuka posko bantuan bagi yang ingin memberikan bantuan kepada para warga yang terkena musibah.

“Bagi Masyarakat yang ingin membantu pakaian, obat-obatan, makanan, sembako, atau lainya, bisa juga dengan menitipkan di Posko kita di Masjid Al – Irsyad Kotabaru Parahyangan Haturnuhun” tambahnya.

(Adn)

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed