Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,691,658
+5,285
Meninggal
46,349
+212
Sembuh
1,547,092
Active
98,217
Last updated: 6 Mei 2021 - 5:27 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,691,658 +5,285 new today Meninggal 46,349 +212 new today Sembuh 1,547,092 Active: 98,217 Last updated: 6 Mei 2021 - 5:27 am (+07:00)
Link Banner
921

Hengki Kurniawan Menunggu Permintaan Maaf dari Salah Satu Media Nasional

  • Bagikan
Hengki Kurniawan Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat
Hengki Kurniawan Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Foto: Istimewa)

Padalarang, BANGBARA.COM – Hengki Kurniawan Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) sempat merasakan gerah dengan kondisi pemberitaan yang dianggap tidak sesuai dengan ungkapanya beberapa hari yang lalu, bahkan cenderung membuat bingung masyarakat.

Salah satu pemberian dari media nasional yang membuat konten berita dengan ditulisnya bahwa Hengky Kurniawan Izinkan Wisatawan Luar daerah Liburan ke Bandung Barat mudik dilarang tapi pariwisata boleh, pemerintah bandung barat tidak sejalan dengan pemerintah pusat.

banner 350x350

Hal ini membuat gerah sang Plt Bupati KBB ini dan menceritakanya, bahwa Hengki beranggapan ada delik ungkapan yang tidak sesuai dan tidak seperti yang disampaikannya.

Dari narasi yang tidak sesuai itu, sehingga menurutnya ini, bisa menjadi pernyataan yang provokatif bahkan membingungkan masyarakat, sedangkan Hengki sendiri merasakan tidak menyampaikan seperti itu.

“Saya di wawancarai oleh rekan-rekan wartawan soal pariwisata, kebetulan pihak jurnalis media yang bersangkutan itu tidak ada di lokasi, kemudian tiba-tiba muncul statement saya yang mempersilahkan kabupaten dan kota lain untuk datang ke Lembang untuk berwisata, tapi saya tidak bilang seperti itu”kata Hengki jelang shalat Jum’at kepada Bangbara, (30/04/2021).

Menurut Hengki beberapa media yang kebetulan hadir saat wawancara itu semua beritanya benar, tidak menyampaikan hal seperti itu.

Perihal ini juga disampaikan Hengki secara langsung melalui laman akun Instagram pribadinya @hengkykurniawan yang meminta pihak media tersebut untuk menklarifikasikan pemberitaanya tersebut.

Terkait dengan ketentuan pemerintah pusat tentang mudik, menurut Hengki Pemerintah sudah berikan keputusan yang tegas, ditambah lagi susahnya mengontrol para pemudik yang memanfaatkan jalan-jalan tikus (Gang).

“Jadi begini, betul pemerintah pusat mengambil tindakan untuk tidak boleh mudik. Dan terkait pariwisata itu memang saya mengijinkan boleh buka, akan tetapi area wisatawan dalam kota saja bukan luar kota.” Terangnya.

Baca Juga,  Wilayahnya Disebut Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Kata Kades Tanimulya

Hengki menambahkan, dibukanya pariwisata di KBB ini, karena dianggapnya tidak begitu sulit dibanding dengan pemudik. Karena wisatawan memiliki kapasasitas dan standarisasi pengontrolan yang sudah disiapkan.

“Kenapa pariwisata kita buka, karena kita lebih mudah mengontrol ada kapasitasnya sendiri seperti cek suhu serta lainya. Mangkanya tadi saya rapat dengan Disparbud untuk pelaku wisata ini harus tegas, protokol kesehatanya harus diperhatikan kita harus belajar dari India yang pasien covid-19 meningkat drastis.” Tambahnya.

banner 350x350
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan