oleh

Hengki Blak-blakan ke Emil Soal DLH KBB Minim Sapras

Bandung, BANGBARA.COM – Persiapan atau Draf awal perencanaan solusi Citarum Harum yang sudah dibahas dalam Rakor bersama Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman pada 21 Juni 2019 yang lalu.

Dalam hal ini Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengundang 8 para kepala daerah Kabupaten/Kota atau Daerah Aliran Sungai (DAS) pada 24 Juni 2019 lalu, di Gedung Sate, Kota Bandung.

8 Kabupaten/Kota itu diantaranya, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab.Bandung, Kab.Bandung Barat, Kab.Bekasi, Kab.Kerawang, Kab.Purwakarta, dan juga Kab.Cianjur.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang hadir dalam pertemuan Rapat Koordinasi saat itu dihadiri oleh Wakil Bupati KBB Hengki Kurniawan.

Dalam pertemuan itu Hengki menyampaikan beberapa kebutuhan Sapras (Sarana dan Prasarana) yang diperlukan untuk meningkatkan program Citarum Harum untuk KBB.

Menurutnya, saat ini kendala di wilayah Bandung Barat ialah sampah. Sebab, sampah di KBB merupakan hal yang serius untuk di tanggulangi.

Menurutnya (Hengki), proses kebutuhan dalam mendukung Program Citarum Harum ada beberapa hal yang disampaikan terhadap Gubernur Jawa Barat, salah satunya teknologi alat pengolahan sampah mobile yang dapat mengolah sampah menjadi kompos di tempat timbulan sampah.

Alat ini sangat efektif dan efisien karena dapat bergerak jemput bola menangani tumpukan-tumpukan sampah yg ada di wilayah KBB. dengan bantuan anggaran dari Program LOAN dan world Bank, berharap dapat mengurai permasalahan sampah dari sumbernya.

“Bersama Bapak Gubernur, saya sudah membahas usulan-usulan bantuan, dalam rangka menanggulangi persoalan sampah di KBB ini. Untuk itu Pemerintahan KBB terus berikhtiar agar masalah sampah di KBB bisa terurai sesuai dengan visi misi kami yaitu KBB Bersih” jelas Hengki saat ditanya tindak lanjut dalam pengelolaan sampah di KBB, Rabu, (3/6/19).

Baca Juga,  Kondisi Tak Mampu, Oman Bertahan Hidup Dengan Penyakitnya

Oleh sebab itu kata Hengki, dengan adanya rapat koordinasi dengan Kang Emil (Gubernur). Pihaknya jadi dapat menuangkan aspirasinya, guna mendukung program juara.

Lebih jauh Hengki memaparkan, saat ini untuk wilayah Bandung Barat banyak sekali kebutuhan akan sarana dan prasarana yang menjadi persoalan. Diantaranya, soal Kendaraan Truk yang kurang, dan masih banyak yang lainya. Sehingga bersamaan dengan kebutuhan Citarum Harum ini, pengajuan segala kebutuhan DLH harus segera dipenuhi dengan bantuan dari Provinsi.

“Masih banyak komponen-komponen yang kita butuhkan untuk menjadikan KBB bersih diantaranya Armada truck sampah, Tenaga kebersihan, Anggaran bensin, Gaji pegawai, Pembangunan TPS, ketersediaan lahan untuk pembangunan TPS, dan lain sebagainya. Semua ini sangat membutuhkan proses, Mohon doanya saja ya” terang Hengki kepada Bangbara.com

(Adn)

 

 

Komentar

News Feed