oleh

Gubuk Tua Mak Idah Ambruk, Butuh Bantuan Semua Pihak

Cililin, BANGBARA.COM – Ada kisah pilu, kali ini datang dari seorang nenek tua renta, dengan panggilan akrabnya Mak Idah (80) yang tinggal seorang diri di sebuah gubuk kayu dengan kondisi sudah tidak layak huni, yang berlokasi di Kampung Datar Mangu RT02 RW10 Desa Bongas Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Mak Idah seperti kebal bantuan, janda tua yang rumahnya roboh ini, pernah didaftarkan pada program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) namun sampai sekarang tidak ada realisasi. Dengan alasan Mak Idah sudah pindah, padahal ke pindahan Mak Idah itu karena terpaksa, sebab rumahnya itu memang sudah tak layak huni lagi dan takut roboh, tapi akhirnya roboh juga” tutur Rifan salah seorang warga yang juga ikut membantu bersama warga lain. Sabtu, (2/2/19)

Link Banner

Mak Idah terlihat benar-benar sangat membutuhkan bantuan. Kondisi fisik Mak Idah yang sudah tua renta itu, kini semakin memprihatinkan begitupun dengan kondisi kesehatannya. Sejak rumahnya terlihat membayakan, Mak Idah tinggal dirumah anaknya yang juga sama-sama perlu bantuan dengan kondisi bangunan, kondisi listrik, hingga perabotanya.

Kondisi ini menjadi keprihatinan sebagian warga sehingga beberapa warga rela berkorban dengan apa yang mereka miliki untuk ikut membangun gubuk Mak Idah. “Alhamdulillah sejak Kamis (31/1/19) kemarin hingga hari ini Sabtu, (2/2/19) sekitar pukul 17.00 Wib saat saya datang, rumah Mak Idah sudah mulai terbangun pondasi dengan ukuran 6×6 Meter dari sumber dana suwadaya masyarakat sekitar” Jelas Rifan.

Meskipun bantuan datang dari para warga sekitar, namun kondisi ini tetap perlu adanya perhatian pemerintah daerah, begitupun perhatian dari pemerintah terdekat yaitu Desa yang harus ikut bertanggung jawab terhadap warganya yang mengalami kondisi seperti ini. (Adn)

Link Banner

Komentar

News Feed