oleh

Gubenur Emil Resmi Luncurkan 18.351 Paket Untuk Warga KBB Terdampak Covid-19

Link Banner

Padalarang, BANGBARA.COM. – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meluncurkan pengiriman pertama bantuan sosial provinsi untuk Covid-19 wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Kantor Pos Padalarang, Sabtu (18/04/2020).

Dalam acara ini tampak hadir Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Sekretaris Daerah (Sekda) Asep Sodikin, Kepala Regional V PT Pos Indonesia wilayah Jabar-Banten Heli Siti Halimah, jajaran Forkopimda, dan Polres Padalarang.

Link Banner

Kang Emil, sapaan akrab dari Ridwan Kamil menyatakan untuk awal disiapkan 18.351 paket bantuan Provinsi untuk KBB yang ditargetkan bisa selesai dalam 10 hari untuk dibagikan.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat peluncuran perdana Paket Bantuan Sosial Provinsi untuk KBB, di Kantor Pos Padalarang, Sabtu (18/04/2020).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat peluncuran perdana Paket Bantuan Sosial Provinsi untuk KBB, di Kantor Pos Padalarang, Sabtu (18/04/2020).

“Nantinya bantuan provinsi ini akan dibagikan selama 4 bulan dengan waktu penerimaan bagi warga akan berbeda. Ada yang terima tanggal 1, tanggal 5, atau tanggal 10, disesuaikan dengan kondisi pengantaran”, jelasnya dihadapan awak media.

Orang nomor 1 di Provinsi Jabar ini juga menjelaskan bahwa untuk program bantuan kepada masyarakat selama masa Covid-19 dan saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ada 9 jenis bantuan.

Menurutnya yang sudah pasti adalah Bantuan PKH dan Kartu Sembako yang sudah rutin diberikan untuk warga miskin lama. Sedangkan untuk warga miskin baru karena Covid-19 ada Bantuan Presiden yang diberikan hanya untuk Jabodetabek agar warga tidak mudik.

Selanjutnya ada Dana Desa yang bisa digunakan 30% jika ada warga Desa yang terdampak. Namun jika ada pengangguran yang terkena PHK akibat Covid-19, bisa menggunakan Kartu Pra Kerja.

Yang berikutnya adalah Bantuan Sosial Kementrian, dimana menurut Kang Emil wilayah Jabar mendapat jatah sebanyak 1 Juta orang, dengan rincian mendapatkan bantuan Rp600 Ribu/bulan untuk jangka waktu selama 3 bulan.

Baca Juga,  Menkeu Pastikan Gaji ke-13 PNS Cair Hari Ini

“Setelah itu ada Bantuan dari Provinsi seperti yang hari ini kita luncurkan di KBB. Lalu berikutnya bantuan dari Bupati (Kabupaten). Jika ada warga yang tidak punya KTP/KK, ataupun tidak terdata, ada bantuan Gerakan Nasi Bungkus untuk memberi makan”, tegas Kang Emil.

Ditambahkannya, Pemerintah memberikan waktu tambahan selama 7 hari untuk dilakukan perbaikan dan kelengkapan data, agar nantinya semua bisa mendapatkan bantuan dan tidak ada warga yang kelaparan.

Paket Bantuan Sosial Pemprov Jawa Barat
Paket Bantuan Sosial Pemprov Jawa Barat

“Dahulukan kemandirian adalah lebih mulia. Artinya jangan semua langsung minta bantuan, gunakan kemampuan yang ada dulu seperti tabungan atau aset. Jika sudah tidak ada baru minta bantuan”, ujarnya kembali.

Terkait rencana akan diberlakukannya PSBB di wilayah Bandung Raya mulai pekan depan, Kang Emil mengatakan bahwa PSBB akan berhasil jika bersamaan dengan dilakukan Rapid Tes secara masiv yaitu sebanyak 0,6% dari jumlah penduduk dalam waktu maksimal 14 hari.

“Jika PSBB berhasil, akhir Juni diperkirakan angka Covid-19 bisa menurun, namun jika masyarakat tidak disiplin, bisa mungkin sampai akhir tahun. Yang melanggar PSBB bisa diberikan sanksi dari yang paling ringan berupa tilang, dan yang terberat bisa berupa kurungan atau denda yang besarnya akan diatur oleh Bupati. Kita doakan semoga Covid-19 ini bisa beres dengan cepat”, pungkasnya.

Heli Siti Halimah, Kepala Regional V PT Pos Indonesia wilayah Jabar-Banten, saat peluncuran perdana Paket Bantuan Sosial Provinsi untuk KBB, di Kantor Pos Padalarang, Sabtu (18/04/2020).
Heli Siti Halimah, Kepala Regional V PT Pos Indonesia wilayah Jabar-Banten, saat peluncuran perdana Paket Bantuan Sosial Provinsi untuk KBB, di Kantor Pos Padalarang, Sabtu (18/04/2020).

Sementara itu, Heli Siti Halimah selaku Kepala Regional V PT Pos Indonesia wilayah Jabar-Banten menjelaskan bedasarkan data yang masuk ke pihaknya, ada sebanyak 18.351 paket bantuan Provinsi Jabar yang harus dibagikan.

Baca Juga,  Lipsus Bag-3: Bukan Isapan Jempol, Satu Wisata Baru di Cipongkor Dibuka Lagi, Disparbud KBB Masih Lambat?

“Data untuk tahap awal yang masuk ke kami (PT Pos) ada 18.351 paket bantuan provinsi yang harus dibagikan dalam waktu 10-15 hari, artinya harus diantarkan sekitar 1.200 paket bantuan/hari”, terang Heli kepada awak media yang menemuinya.

Menurutnya, dengan kekuatan armada Pos Padalarang sebanyak 31 orang, hanya mungkin mengantar 600-700 paket/hari. Untuk itulah pihaknya bekerjasama dengan Ojol dan pihak ke 3 lain yang bisa membantu menambah 20-30 driver untuk mengantarkan sekitar 400-500 paket bantuan yang tidak tercover armada PT Pos.

“Kami akan prioritaskan pengiriman bantuan kepada warga yang masuk dalam 7 Kecamatan utama terkena PSBB di wilayah KBB nantinya”, tuturnya.

Ditambahkannya, bagi petugas yang mengantar akan sesuai protokol kesehatan yakni memakai APD, sarung tangan, masker, baju lengan panjang, membawa hand sanitizer atau tisu basah, dan semua motor juga disemprot disinfektan.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat peluncuran perdana Paket Bantuan Sosial Provinsi untuk KBB, di Kantor Pos Padalarang, Sabtu (18/04/2020).
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat peluncuran perdana Paket Bantuan Sosial Provinsi untuk KBB, di Kantor Pos Padalarang, Sabtu (18/04/2020).

Ditemui usai acara, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna yang didampingi Sekda Asep Sodikin mengatakan bahwa akan segera melakukan sosialisasi kepada warga KBB mengenai PSBB yang akan diberlakukan mulai tanggal 22 April 2020 s.d 6 Juni 2020 mendatang.

Menurutnya, akan ada 7 Kecamatan yang akan dilakukan PSBB Parsial di wilayah KBB, yakni Kecamatan Lembang, Kecamatan Cisarua, Kecamatan Parongpong, Kecamatan Padalarang, kecamatan Batujajar, Kecamatan Ngamprah, dan Kecamatan Cipatat.

“Hari ini bantuan dari Provinsi sudah masuk, Insya Allah selanjutnya dari Pemkab Bandung Barat. Ada sekitar 100 Ribu paket yang disiapkan. Bapak minta saat PSBB nanti masyarakat diam di rumah saja, apalagi akan memasuki Ramadhan. Kita berdoa bersama dan patuhi anjuran Pemerintah agar Covid-19 ini cepat berlalu”, pungkas Sang Bupati.

Baca Juga,  Akhirnya, 19 Orang Relawan Melaksanakan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Disaksikan Jokowi

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed