Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,691,658
+5,285
Meninggal
46,349
+212
Sembuh
1,547,092
Active
98,217
Last updated: 6 Mei 2021 - 12:12 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,691,658 +5,285 new today Meninggal 46,349 +212 new today Sembuh 1,547,092 Active: 98,217 Last updated: 6 Mei 2021 - 12:12 am (+07:00)
Link Banner
98

Gandeng Tesla, Indonesia Rencanakan Bangun Landasan Peluncuran Antariksa Pertama

  • Bagikan
Lapan kembangkan roket dan pesawat tanpa awak [Foto: Net]
Lapan kembangkan roket dan pesawat tanpa awak [Foto: Net]

Jakarta, BANGBARA.COM.- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berencana membangun landasan peluncuran wahana antariksa pertamanya di Biak, Papua.

Pengembangan kedirgantaraan berskala besar itu membutuhkan investor internasional dan SpaceX adalah salah satu mitra yang memungkinkan.

banner 350x350

Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo mengundang CEO Tesla, Elon Musk, yang disambut dengan rencana akan mengirimkan timnya ke Indonesia pada Januari 2021 untuk menjajaki semua peluang kerja sama kemitraan pengadaan baterai listrik serta peluncuran roket SpaceX.

Menurut keterangan Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Indonesia, Presiden Joko Widodo telah berdiskusi dengan Elon Musk.

“Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai industri mobil listrik dan komponen utama baterai listrik. Selain itu, Presiden RI Joko Widodo juga mengajak Tesla untuk melihat Indonesia sebagai launching pad Space X,” dikutip dari website kementerian.

Salah satu opsi yang akan dibahas adalah mengenai investasi membangun pabrik di Jawa Tengah.

Indonesia adalah rumah bagi cadangan tembaga, nikel dan timah yang besar, dan ingin menjadi produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia.

“Nikel adalah tantangan terbesar untuk baterai bervolume tinggi dan bisa digunakan untuk jarak jauh! Australia dan Kanada cukup baik. Produksi nikel AS secara obyektif sangat buruk. Indonesia hebat!” kata Musk di akun Twitter-nya awal tahun ini.

Tesla sudah memiliki pabrik yang sangat besar di Shanghai. Pabrik di China itu sekarang membuat sekitar 250.000 mobil setahun.

Musk mengatakan akan segera mulai mengekspor mobil Model 3 yang dibangun di pabrik Shanghai ke Eropa.

Pengusaha AS itu juga meluncurkan prototipe terbaru wahana Starship miliknya dari Texas minggu lalu.

Dengan kode SN8, wahana setinggi 50m itu jatuh saat mendarat, tetapi Musk mengatakan ia senang dengan hasil tes yang dicapai.

Baca Juga,  2 Kecamatan di KBB Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Langkah Antisipasi Pemda KBB

Penulis: En-En

banner 350x350
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan