Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,691,658
+5,285
Meninggal
46,349
+212
Sembuh
1,547,092
Active
98,217
Last updated: 6 Mei 2021 - 1:12 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,691,658 +5,285 new today Meninggal 46,349 +212 new today Sembuh 1,547,092 Active: 98,217 Last updated: 6 Mei 2021 - 1:12 am (+07:00)
Link Banner
612

Forum SWADECI Minta Babad Habis Oknum Pendamping PKH yang Korup BPNT Sampai Akarnya

  • Bagikan
Ilustrasi BPNT (Foto: CNN)
Ilustrasi BPNT (Foto: CNN)

Cihampelas, BANGBARA.COM – Kabar seputar penyelidikan tentang adanya dugaan korupsi yang di lakukan salah satu oknum Pendamping Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat geram para warga.

Dugaan korupsi yang tengah dilakukan penyelidikan oleh tim saber pungli Polda Jabar ini, kini mendapatkan dukungan dari masyarakat terkait dugaan korupsi pengadaan sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

banner 350x350

Dukungan masyarakat tersebut datang juga dari para penerima manfaat termasuk dari Forum Silaturahmi Warga Desa Citapen (SWADECI), yang menjadi geram, dimana kondisi situasi sulit saat seperti ini, masih saja ada orang yang jahat.

Hal ini disampaikan langsung oleh ketua forum SWADECI Gunawan Rasyid disela-sela persiapan kegiatan sosial rencana pembagian 1.300. paket sembako yg akan dilakukan oleh Forum beserta pengurus dan jajaran dewan penasehat Haji Ayi Suherman

Gunawan Rasyid (Guras)
Gunawan Rasyid (Guras)

“Bantuan tersebut sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat kurang mampu apalagi dalam situasi pandemi Covid-19. Segala bantuan sosial yg dilakukan oleh pemerintah harus sampai ke penerima secara utuh baik secara kualitas maupun kuantitas.” Terang Guras Panggilan Akrabnya, Jumat, (30/4/2021).

Kang Guras sangat mendukung tim saber pungli Jabar agar menumpas habis para koruptor ini sampai ke akar-akarnya dari mulai tingkat kabupaten, hingga kecamatan.

“Dugaan tindakan Korupsi ini pasti dilakukan tidak sendirian, oleh karena itu kami forum SWADECI berharap Tim Saber Pungli Jawa barat jangan tanggung-tanggung. Ini harus di babad habis sampai ke akar-akarnya, katanya.

Menurutnya, forum SWADECI akan mengawal kasus korupsi pengadaan sembako BPNT ini sampai kepengadilan, bahkan pelakunya harus dihukum seberat-beratnya.

Hal lain juga disampaikan Guras, bahwa Forum SWADECI ini lahir dan berangkat dari kegelisahan masyarakat akan pengelolahan management Pemerintahan Desa yang kurang apik dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM),

Baca Juga,  Wilayahnya Disebut Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Kata Kades Tanimulya

Keberadaan Forum Swadeci sendiri hasil pemikiran dan buah tangan H.Ayi Suherman, H.Anton Hilman, H.Agus Ishak, dan Rochim sebagai para Dewan Penasihat Forum, diikuti Kang Guras sebagai Ketuanya, Iik Santika Praja sebagai sekretaris, dan Bambang Heri Santoso sebagai Bendahara, berikut para pengurus lainya.

“Kami Forum SWADECI lahir bukan sebagai perusak atau menentang kebijakan, tapi lahir sebagai mitra Pemerintah Desa untuk membangun pondasi perbaikan sistem menuju Desa yang lebih baik.” Kata Kang Guras.

Untuk kedepanya, Forum SWADECI juga akan membuat rancangan Peraturan Desa (PERDES) yang akan diusulkan melalui BPD dengan ekspektasi aturan ini agar lebih membatasi peluang penyalah gunaan wewenang oleh oknum penyelenggara Pemerintahan Desa maupun Masyarakat.

Seperti halnya Perdes tentang, Pelayanan Publik, Penataan lingkungan dan pengelolaan Sampah, Pengelolaan Kawasan Wisata Desa, Pemberantasan bank liar/bank emok, Pemberdayaan masyarakat Desa, da lainya.

“Berikutnya kami Forum SWADECI ingin mengajak Dinas terkait khususnya Dinas Sosial dan DPMPD Kabupaten Bandung Barat untuk melihat dan mengevaluasi management pengelolaan Bantuan Sosial terutama sistem perekrutan penerima manfaat dan penyerahannya” pungkas Kang Guras.

banner 350x350
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan