Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,691,658
Meninggal
46,349
Sembuh
1,547,092
Active
98,217
Last updated: 6 Mei 2021 - 10:57 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,691,658 Meninggal 46,349 Sembuh 1,547,092 Active: 98,217 Last updated: 6 Mei 2021 - 10:57 am (+07:00)
Link Banner
131

Fitur Baru WhatsApp Memungkinkan Transfer Uang Antar Pengguna

  • Bagikan
Ilustrasi Stablecoin [Foto: Net]
Ilustrasi Stablecoin [Foto: Net]

Jakarta, BANGBARA.COM.- WhatsApp dikabarkan akan menyematkan fitur baru berupa kemampuan transfer uang antar penggunanya.

Mekanisme transfer disebut akan mengandalkan stablecoin bikinan WhatsApp sendiri dengan Facebook sebagai perusahaan induk.

banner 350x350

Stablecoin merupakan kripto aset yang nilainya berpatokan pada nilai benda fisik yang harganya stabil seperti emas, komoditas atau dolar Amerika Serikat.

Ini adalah mata uang yang bersifat global, tetapi tidak terikat dengan bank sentral dan memiliki volatilitas yang rendah.

Hal ini memungkinkan untuk penggunaan praktis menggunakan cryptocurrency seperti membayar barang setiap hari.

Namun, fitur transfer uang WhatsApp belum siap diluncurkan karena Facebook masih menggodok strategi apa yang akan diterapkan untuk stablecoin.

Menurut keterangan yang dihimpun dari Bloomberg, menyebutkan bahwa, ketika sudah siap nanti, WhatsApp akan mulai menerapkan fitur transfer uang via stablecoin di India.

WhatsApp agaknya ingin menyasar pasar transfer uang (remittance) di India, yang nilainya paling besar di dunia.

Sepanjang 2017 lalu, menurut keterangan dari World Bank, India menerima remitansi senilai 69 miliar dollar AS dari para warganya yang bekerja di luar negeri.

Facebook sendiri telah lama diduga bakal terjun ke bisnis layanan finansial setelah merekrut mantan presiden PayPal, David Marcus, untuk menjalankan layanan Messenger pada 2014.

Sang raksasa jejaring sosial diketahui memiliki tim beranggotakan sekitar 40 orang yang khusus mengembangkan teknologi blockchain terkait cryptocurrency.

Seorang juru bicara Facebook membenarkan keberadaan tim tersebut, tapi menolak menjelaskan lebih lanjut soal apa persisnya yang mereka kerjakan.

“Tim kecil baru ini mengeksplorasi berbagai aplkasi berbeda. Kami belum memiliki informasi lain yang bisa dibagikan,” katanya.

 

Penulis: En-En

Sumber: Bloomberg

banner 350x350
Baca Juga,  Wilayahnya Disebut Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Kata Kades Tanimulya
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan