oleh

Emak-emak Viral Menggunting Bendera Merah Putih, Ini Alasannya

Link Banner

Sumedang, BANGBARA.COM. – Media Sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya sebuah video berdurasi kurang lebih 29 detik yang di upload ke Aplikasi TikTok yang menunjukkan aksi pengguntingan Bendera Merah Putih oleh Emak-emak, pada Selasa (15/09/2020).

Dalam video terlihat ada dua orang perempuan memengang Bendera Merah Putih dan salah seorangnya memotong-motong bendera tersebut dengan menggunakan sebuah gunting warna hitam dan setelah Bendera terpotong menjadi beberapa bagian, salah seorang perempuan tersebut menghamburkannya.

Link Banner
Link Banner

Selain dari dua orang yang memegang bendera dan memotong Bendera Merah Putih tersebut terdengar salah seorang suara perempuan yang melakukan perekaman video serta terlihat dua orang anak kecil.

“Sudah tidak musim lagi, uuu rusak bu rusak, nanti tahun depan beli lagi ya bu”, kata si ibu yang sambil terus menggunting Bendera Merah Putih, terdengar dalam video tersebut.

Unit Intel Kodim 0610/Sumedang berkoordinasi dengan pihak Satreskrim Polres Sumedang kemudian menindak lanjuti dengan memeriksa para terduga perusakan Bendera Merah Putih tersebut.

Berdasarkan keterangan pihak Kepolisian, dari hasil pemeriksaan diketahui para pelaku yang terlibat diantaranya:
1. Ida Siti Rochmah, kelahiran Sumedang, 03 September 1984, yang beralamat di Perum Bumi Mekar Jaya Indah Blok I No. 8 RT002 RW009 Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang (pelaku pengapload ke Aplikasi TikTok).

2. Dea Yuliani Hidayat, kelahiran Sumedang 18 Juli 1990, bekerja sebagai karyawan BUMD, yang beralamat Dusun Gawiru RT03 RW06, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang (pelaku yang merekam pemotongan Bendera Merah Putih).

3. Popon Binti Wahidi, kelahiran Sumedang, 16 Juni 1970, memiliki pekerjaan sebagai asisten rumah tangga, yang beralamat di Dusun Cikondang RT02 RW02, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang (pelaku yang turut menggunting).

4. Ani Binti Yaya, kelahiran Sumedang, 06 Oktober 1969, memiliki pekerjaan sebagai asisten rumah tangga, yang beralamat di Dusun Tarajumas, Desa Sukamukti RT04 RW05 Kecamatan Tanjungmedar (pelaku yang memegagang bendera).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A. Chaniago menjelaskan dari hasil penyelidikan ibu yang menggunting bendera tersebut adalah untuk mengingatkan atau memberi efek jera kepada anaknya seorang penyandang Disabilitas yang juga terlihat ada dalam video.

Baca Juga,  PAD KBB Menipis, Bupati Umbara Pastikan Tidak Akan Berlakukan PSBB

Erdi menyebutkan bahwa anak tersebut acap kali memegang Bendera Merah Putih dalam kesehariannya. Jika tidak memegang bendera suka mengamuk dan mengabaikan aktivitas lainnya.

“Intinya, ibu tersebut dari hasil pemeriksaan tidak mempunyai maksud apa pun juga terkait kebencian terhadap Bendera Merah Putih atau pun NKRI”, ungkap Erdi seperti dikutip dari Kumparan.com, Rabu (16/09/2020).

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed