oleh

DLH KBB Kunjungi Warga Kreatif dengan Bank Sampah, di Desa Saguling

Saguling, BANGBARA.COM. – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan peninjauan keberadaan Bank Sampah yang ada di RW02, Desa Saguling, Kecamatan Saguling yang mengumpulkan sampah dari masyarakat.

Dalam peninjauan kali ini, Kepala DLH KBB Apung Hadiat Purwoko beserta jajarannya, disambut oleh Kepala Desa Saguling Lia Mutiara berikut para Perangkat Desa lainya, serta tokoh pemuda dan warga setempat.

Kepala DLH KBB, Apung Hadiat Purwoko (kanan), berbincang dengan Kepala Desa Saguling Lia Mutiara, saat melakukan peninjauan keberadaan Bank Sampah yang ada di Desa Saguling, RW02, Kecamatan Saguling, Selasa (28/07/2020).
Kepala DLH KBB, Apung Hadiat Purwoko (kanan), berbincang dengan Kepala Desa Saguling Lia Mutiara, saat melakukan peninjauan keberadaan Bank Sampah yang ada di Desa Saguling, RW02, Kecamatan Saguling, Selasa (28/07/2020).

“Saya apresiasi generasi muda yang ingin membangun Desanya terutama menyangkut kebersihan lingkungan, karena kita semua tahu salah satu permasalahan di KBB adalah mengenai sampah”, ujar Apung saat ditemui di lokasi, Selasa (28/07/2020).

Menurutnya, walaupun Bank sampah yang ada di Desa Saguling ini belum sempurna karena baru memilah sampah kering, namun hal ini dapat menjadi contoh bagi kaum muda di Desa lain.

Bank Sampah yang ada di Desa Saguling, RW02, Kecamatan Saguling, Selasa (28/07/2020).
Bank Sampah yang ada di Desa Saguling, RW02, Kecamatan Saguling, KBB.

Apung juga menyebut jika dikelola dengan benar oleh Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) maka Bank Sampah ini akan bisa memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Desa.

“Lahan yang dipakai ini kan sudah dihibahkan untuk kepentingan pengelolaan sampah, tinggal membuat komitmen Pemerintah sebagai managernya, karena ini bisa dibangun menjadi besar nantinya. Tapi jangan sampai jika nanti sudah jadi besar malah ada masalah dari keluarga pemilik lahan atupun masalah lainya”, ucap Apung.

Bank Sampah yang ada di Desa Saguling, RW02, Kecamatan Saguling, KBB.
Bank Sampah yang ada di Desa Saguling, RW02, Kecamatan Saguling, KBB.

Ditambahkannya, jika Legal Formal dan Lembaga untuk Bank Sampah ini sudah ada, maka Pemerintah akan memberikan bantuan yang bersifat mobile, apalagi akan ada anggaran Rp700 juta untuk swakelola mandiri.

Baca Juga,  Pemekaran Lembang Sah Saja, Namun Tidaklah Mudah, Begini Kata Tjatja Kuswara

“Segala niatan baik akan di dukung oleh Pemerintah. Semoga Bank Sampah ini bisa disempurnakan jadi lebih baik dengan bantuan dari Pemerintah”, tuturnya.

Kepala Desa Saguling Lia Mutiara.
Kepala Desa Saguling, Lia Mutiara.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Saguling Lia Mutiara menyebutkan bahwa Bank Sampah di Desanya ini sudah sejak 2 bulan yang lalu dicetuskan untuk dibuat oleh salah seorang pemuda di Desanya yakni Ryan Mohamad Agung.

Lia mengatakan sebanyak 2.544 Kepala Keluarga (KK) dari 12 RW dan 40 RT di wilayahnya sudah diarahkan untuk membuang sampah kering ke lokasi Bank Sampah tersebut.

“Untuk saat ini, fungsi Bank sampah ini akan mengumpulkan dan yang dapat dijual, istilahnya sebagai tempat mengepul dulu. Mudah-mudahan ke depan bisa diolah menjadi pupuk dan lainnya jika sudah ada bantuan alat dari Pemerintah”, ungkapnya.

Ryan Mohamad Agung, pencetus dibuatnya Bank Sampah di RW02, Desa Saguling, KBB.
Ryan Mohamad Agung, pencetus dibuatnya Bank Sampah di RW02, Desa Saguling, KBB.

Hal ini diamini oleh Ryan Mohamad Agung, selaku pencetus dibuatnya Bank Sampah di Desa Saguling ini, yang juga sebagai Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tersebut.

“Ya, untuk sementara kita mengepul sampai kering rumah tangga dulu, namun kita berharap ke depan bisa ada bantuan mesin pencacah bahan plastik dari Pemerintah hingga nantinya sampah-sampah tersebut dapat diproduksi dan Bank Sampah ini bisa berkembang lebih baik”, ucapnya.

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed