oleh

Disnakertrans KBB Peringatkan Keras Seluruh Perusahaan Harus Rekrut Tenaga Warga KBB

Link Banner

Padalarang, BANGBARA.COM. – Iing Solihin selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB), meminta agar tiap Industri harus melaporkan lowongan kerjanya ke Disnakertrans dan mengharapkan kepada Perusahaan di KBB untuk mengutamakan tenaga kerja dari warga KBB, baik itu yang butuh keahlian khusus atau tidak.

Berdasarkan hasil laporan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) KBB, disebutkan bahwa sebanyak 13,5% masyarakat KBB menginginkan Pemerintah fokus mengurusi mengenai lapangan kerja (peringkat kedua hal yang paling di harapkan masyarakat KBB).

Link Banner
Link Banner

Menurut Iing, apabila berbicara mengenai lowongan pekerjaan, maka otomatis berkaitan dengan Industri. Ada beberapa regulasi yang berkaitan dengan masalah ketenagakerjaan ini.

Regulasi ini tercantum diantaranya dalam UU No. 7 Tahun 1981, Keppres No. 4 Tahun 1980, Permenaker No. 39 Tahun 2016, dan UU No. 13 tahun 2003.

“Tiap Industri harus melaporkan lowongan kerjanya ke Disnakertrans. Saya menegaskan kepada seluruh perusahaan di KBB untuk mengutamakan tenaga kerja dari warga KBB, baik itu yang butuh keahlian khusus atau tidak. Adapun mekanisme recruitmentnya diserahkan kepada Management Perusahaan” jelas Iing saat dihubungi Redaksi Bangbara.com melalui sambungan telepon, Sabtu (14/03/2020).

Jika memang Perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian khusus atau tertentu, maka tugas pemerintah melatih dan menyiapkan dengan menjalin komunikasi dengan Kementrian Perindustrian (Kemenperin) seperti yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Lebih lanjut Iing menjelaskan bahwa harus tercipta saling sinergi antara Perusahaan, Pekerja, dan Pemerintah.

“Perusahaan butuh pekerja, perusahaan butuh pemerintah, pemerintah harus berada di keduanya. Bagaimana menghasilkan hubungan industri harmonis antara Serikat Pekerja dengan Pengusaha yang di fasilitasi Pemerintah”, terang Iing kembali.

Iing juga mengatakan bahwa menyangkut program pengurangan pengangguran akan selalu berkaitan ke industri dan pembukaan wirausaha baru. Untuk itulah Pemkab Bandung Barat dalam hal ini Bupati Aa Umbara Sutisna melalui Disnakertrans sudah menjalin MoU atau bekerjasama dengan beberapa Instansi terkait.

Baca Juga,  Guru Fungsional di KBB Menjadi Struktural Ternyata Tidak Mudah, Bagaimana Nasib Murid Jika Ditinggal Guru?

Diantaranya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kemenperin, Kemendikbud, Kemenaker, melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) dan Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) melalui Direktur Perluasan dan Kesempatan Kerja (PKK) dilanjutkan kepada Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) Bekasi, Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang, Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Gatot Subroto Bandung, untuk meningkatkan kompetensi dengan cara di didik dan dilatih.

“Bahkan untuk tahun ini (2020) BBPLK Bandung telah menargetkan 200 orang warga KBB untuk di didik dan nantinya di tempatkan sesuai permintaan dari Perusahaan”, terang Iing lebih lanjut.

Untuk itulah Iing juga berpesan agar para pekerja juga harus meningkatkan skill, kemampuan dan keahlian sesuai kompetensi yang dibutuhkan perusahaan agar memudahkan untuk mendapatkan pekerjaan.

Penulis : Guntur Priyo

Editor : Mohammad Addien

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed