oleh

Disarpus KBB Ikut ‘Lumpaaat’ Lebih Awal Dari Program 100 Hari Bupati

Bandung Barat, BANGBARA.COM –   Pasangan Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Aa Umbara Sutisna dan Hengki Kurniawan dalam bukti 100 hari kerja, menjadi komitmenya untuk menata dalam segala sektor yang berada pada pemerintahan di KBB.

Perihal ini ditunjukkan keseriusanya oleh Perangkat Daerah yang berada di pemerintahan KBB. Salah satunya Dinas Karsipan dan Perpustakaan (Disarpus) yang dipimpin langsung Dra. Hj Euis Suryati, M.si. mendapatkan penghargaan atas prestasinya, kendati beberapa keterbatasan tempat dan pendukung lainya, Disarpus dianggap sudah melakukanya dengan keberadaan kondisi yang ada.

Beberapa catatan yang dihimpun,
prestasi Disarpus KBB memiliki beberapa kejuaraan yang sudah diraih, diantaranya 7 kejuaraan nasional yaitu, 1. Juara Perpustakaan terbaik Desa Nanggeleng 2. Desa Cibodas juara perpustakaan terbaik Nasional 3. Desa Cipeundeuy juara video inpek, 4. Desa Giriasih juara video inpek, 5. Taman Bacaan Masyarakat (TBM) banuraja Batujajar juara video inpek, 6. Jendela Dunia Mekarmukti juara perpustakaan terbaik nasional, dan 7. Salah seorang Abah Ae warga Mekarmukti Cihampelas yang menjadi ikon Nasional karena dari membaca bisa meningkatkan hasil panen pertanian meningkat.

Kepala Disarpus KBB Dra.Hj Euis Suryati, M. Si memaparkan kepada Bangbara.com bahwa sebelum program perencanaan 100 Hari Bupati KBB ini, pihaknya sudah mempersiapkan beberapa program unggulanya. “Kami sudah melakukan bukti prestasi bahkan sudah melebihi target dan harapan yang di canangkan oleh Bupati dalam 100 hari untuk Akur lumpaaat, ngariksa, lembur. Selain itu kami juga mempersiapkan 5 program sebagai dukunganya” Kata Euis di ruang kerjanya kepada Bangbara.com.

Perencanaan 5 program Disarpus KBB tersebut diantaranya,
1. Perpustakaan Keliling (Perling)
2. Storytelling Bercerita atau mendongeng untuk proses belajar Anak.
3. Pembinaan perpustakaan Desa
4. Pembinaan Kearsipan
5. Bimtek Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan pemberian dana anggaran dari Csar Perpuseru berupa 200 unit komputer untuk KBB

Secara terperinci Euis menjabarkanya, salah satu Pilining miting khusus perpustakaan yang menjadi pembahasanya, dengan mengundang dan memberikan materi kepada yang berkopenten tentang bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat, bagaimana cara pengolahan, dari mulai bagaimana cara melayani, yang ujungnya mereka di push untuk menjadi relawan perpustakaan.

“Salah satu contohnya ada perpustakaan gendong yang ada dirongga tepatnya di Desa Bojong dan bojong salam ada perpustakaan yang digendong dari posyandu satu ke posyandu lainya. Hasil inpac Disarpus diantaranya yaitu pembuatan tas tali kur yang hampir ada di semua kecamatan” tambahnya.

Berikutnya Disarpus bekerja sama dengan UNPAD ketika ada mahasiswanya yang melaksanakan KKN yang ditempatkan di KBB ini.
Selain itu juga pihaknya telah melakukan kerjasama dengan UNPAS Cimahi, dengan melakukan pembinaan kepada sekitar 500 mahasiswa ke perpustakaan yang juga mendapatkan bantuan dari salah satu perusahaan jasa sellular SMARTFREN dengan memberikan modem, Perpuseru memberikan komputer, BJB cindera mata

Tujuan Utama Perpustakaan lebih mensejahterakan masyarakat melalui Inpek yang lebih cenderung menghasilkan karya dari membaca, dengan terus mensosialisasikan minat membaca banyak hal yang bisa merubah anak bangsa menjadi lebih bermanfaat .serta perpustakaan menjadi pusat berkegiatan masyarakat menuju kesejahtraan (Advetorial).

 

824total visits,1visits today

Komentar

News Feed