oleh

Direktur RSUD Cikalongwetan Siap Jadi Yang Pertama Menerima Vaksin Covid-19 di Lingkungannya

Cikalongwetan, BANGBARA.COM. – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), telah siap untuk melakukan kegiatan vaksinasi vaksin Covid-19 gelombang pertama kepada seluruh karyawannya terutama tenaga kesehatan (nakes) apabila dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Bahkan jika ditunjuk sebagai tempat pemberian vaksin untuk masyarakat umum kami juga sudah siap”, ungkap Direktur RSUD Cikalongwetan, Ridwan Abdullah Putra saat dihubungi disela-sela mengisi acara Training dan Workshop Maternal Neonatal di aula RSUD Cikalongwetan, Sabtu (09/01/2021).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Ridwan menyebut pihaknya sudah membentuk Tim khusus pemberi vaksin Covid-19 yang diketuai oleh dr. Olivia dibawah koordinasi Satuan Tugas Covid-19 RSUD Cikalongwetan dengan dr. Asyffa selaku koordinator.

Dilanjutkannya, Tim yang terlibat sudah diminta untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan dengan mengikuti berbagai pelatihan khusus dalam pemberian vaksin ini.

“Insya Allah Kita akan mengadakan gladi kotor dalam waktu dekat ini tentang cara dan teknis pemberian vaksin Covid-19 bagi tenaga kesehatan untuk gelombang pertama ini di RSUD Cikalongwetan”, ujarnya.

Sebagaimana diketahui, kebijakan pemerintah saat ini akan memberikan vaksin buat nakes sebagai pionir dalam waktu dekat ini setelah dikeluarkan notis izin penggunaan darurat atau Use Emergency Autorization (UEA) oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) sebelum tanggal 13 Januari kepada vaksin Sinovac buatan Cina.

Menurut Ridwan, pihaknya sudah mempersiapkan diri jika diminta sebagai tempat pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 untuk nakes di KBB, khusunya bagi nakes dan karyawan RSUD Cikalongwetan.

“Tempat, Tim dan juknis sudah kita persiapkan yang berpedoman kepada petunjuk terakhir dari Kememnkes RI tentang Petunjuk Teknis Pelaksanan dalam Rangka Penangulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Nomor HK.02.02/4/1/2021 dari Kemenkes RI”, terangnya.

Baca Juga,  Menyusul Kedua Orang Tuanya, Rian Firmansyah Dinyatakan Positif Covid-19
Direktur RSUD Cikalongwetan, Ridwan Abdulah Putra. (foto: Addien/Bangbara).
Direktur RSUD Cikalongwetan, Ridwan Abdulah Putra. (foto: Addien/Bangbara).

Sebagai Direktur, Ridwan menyatakan akan siap menjadi orang pertama di lingkungan RSUD Cikalongwetan yang menerima injeksi vaksin Covid-19 ini sebagaimana intruksi dan kebijakan dari Pemerintah yang menyebutkan Direktur Utama RSUD rujukan Covid-19 termasuk sebagai sasaran perdana pada tanggal 13-15 Januari pemberian vaksin nanti.

“Insya Allah saya siap jadi yang pertama pemberian vaksin jika tidak ada kontraindikasi pada diri saya di lingkungan RSUD Cikalongwetan”, ungkapnya bersemangat.

Lebih lanjut Ridwan mengutarakan akan ada sekitar lebih dari 300 orang karyawannya yang akan menerima vaksin setelah dikurangi mereka yang memiliki faktor komorbid dan pernah terkonfirmasi positif Covid -19.

Diketahui ada sekitar 17 orang karyawan di RSUD Cikalongwetan telah terkonfirmasi positif sehingga tidak wajib menerima suntikan vaksinansi pada tanggal tersebut.

“Ini bentuk dukungan saya buat seluruh karyawan terutama nakes RSUD Cikalongwetan yang selama ini merawat pasien Covid-19, sehingga menimbulkan kepercayan diri untuk tetap membentengi diri dengan reaksi yang ditimbulkan akibat pemeberian vaksin yang diberikan sehingga tidak ada keraguan sedikitpun bagi mereka untuk tidak menerima atau menolak pemeberian vaksin ini”, jelasnya.

Ridwan berharap hal tersebut dapat menjadi contoh dan role model bagi karyawannya dan masyarakat nantinya supaya jangan ragu untuk menerima vaksinasi yang sudah disiapkan oleh pemerintah.

Ditegaskannya, Pemerintah tentu sudah menganalisa baik dan buruknya buat kepentingan masyarakat banyak. Nakes ditunjuk sebagai pioner karena memang memiliki risiko yang paling tinggi untuk tertular virus Covid-19 ini sesuai profesinya sebagai benteng terakhir penanganan virus Covid-19.

“Saya sangat berharap masyarakat tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dalam menghadapi pandemi virus ini yang semakin menggila saat ini”, pungkasnya.

Baca Juga,  Patriot Desa Cianjur Ingin Ciptakan Masyarakat Desa Berdaya

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed