oleh

Dinas Kesehatan KBB Segera Menambah Layanan Puskesmas 24 Jam

Padalarang, BANGBARA.COM – Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB) full akses berbenah diri setelah usai pemerintahan lama, kini KBB di pimpin oleh Bupati Aa Umbara, dan Wakil Bupati Hengki Kurniawan semakin memberikan warna baru dari beberapa kebijakan yang memberi lebel jargon ‘Lumpaaat’ dari Visi AKUR.

Salah satunya dari Dinas Kesehatan KBB yang merencanakan perbaikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang jauh dari lokasi puskesmas atau rumah sakit, serta beberapa solusi yang akan diberikan bagi warga yang kurang mampu.

Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Bandung Barat, Drg. Hernawan Widjajanto, M.Kes menyampaikan kepada Bangbara.com disela senggang makan siang di kantornya, bahwa rencana perubahan, akan segera dilakukan. Salah satu perubahanya yaitu pelayanan kesehatan secara lebih cepat, renponsif, dan proaktif dalam meningkatkan layanan masyarakat yang membutuhkan perawatan.

“Kami akan memaksimalkan, serta menerapkan siaga layanan bagi masyarakat yang kurang mampu. Kami juga akan melakukan kunjungan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan hingga tuntas, guna untuk meningkatkan layanan kesehatan di wilayah (KBB) menuju lebih baik” tuturnya Senin (8/10/18).

Masih kata Hernawan, jumlah total puskesmas yang ada ini berjumlah 32, yang tersebar di daerah kawasan KBB ini. Sedangkan pelayanan puskesmas yang beroperasi selama 24 jam, baru 6 Puskesmas yang tersebar di bebepapa kecamatan. Untuk itu pihaknya akan menambah jumlah puskesmas yang dapat melayani masyarakat selama 24 Jam.

Adapun Puskesmas yang siap siaga 24 jam melayani perawatan tahun 2018 ini baru 6 puskesmas, dan 26 tempat lainya tanpa perawatan, dikarenakan belum mendukungnya SDM serta sarana prasarananya. Tujuan pelayanan kesehatan ini, bertujuan mendekatkan pelayanan dan memudahkan akses kesehatan untuk masyarakat yang berada di pelosok, hal ini adalah bagian dari program yg sedang dikerjakan untuk gerakan 100 hari kerja Dinas Kesehatan KBB” jelasnya.

Seputar pelayanan kesehatan kepada masyarakat pedesaan memang menjadi keluhan bagi warga yang berada di pedesaan, karena notabene dari tempat tinggalnya ada beberapa lokasi yang jauh dari puskesmas.

Bagi Warga yang mengalami sakit namun tidak dapat beranjak dari tempat tidur, maka pemerintah melalui Dinas Kesehatan KBB akan melakukan penambahan pelayanan dengan Puskesmas Keliling (Pusling), serta menambah puskesmas yang 24 jam beserta penyediaan SDM dan sarananya.

“Secara umum kita ingin memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih cepat, lebih respon, dan lebih baik dengan merencanakan pelayanan puskesmas dalam 24 jam meskipun sudah ada pelayanan itu  dilakukan, namun kali ini akan dilakukan jumlah penambahan puskesmas yang melakukan pelayanan 24 jam”,tambahnya. (Advetorial)

6714total visits,24visits today

Komentar

News Feed