oleh

Diduga, Seorang Warga Cipatat Dikabarkan Terinfeksi Covid-19 Disebar Lewat Group WA

Link Banner

Cipatat, BANGBARA.COM. – Pagi hari digemparkan oleh kabar melalui pesan dalam Group WhatsApp yang mengabarkan salah seorang warga Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB) terinfeksi Virus Corona (Covid-19), Minggu, (5/4/2020).

Dikabarkan warga tersebut tinggal di salah satu perumahan di Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, dengan data lengkap yang beredar pada Sabtu kemarin, (4/4/2020).

Link Banner

Hal ini menjadi gelisah warga di desa terdekatnya, sehingga menjadi perbincangan serius terkait nama orang yang terjangkit tersebut, beserta lengkap para nama-nama keluarga dalam satu rumahnya yang disebutkan.

Dalam naskah yang disebar tersebut, bahwa Fulan (Nama di samarkan) telah menempuh perjalan dari Jakarta, karena kurang sehat, Fulan melakukan cek kesehatan di puskesmas Rajamandala, Cipatat.

Dalam pemeriksaan dikabarkan belum mendapatkan hasil, namun sekitar pukul 22.00 Wib, Kepala Desa Ciptaharja mendapatkan informasi dari perangkat Desa, bahwa (Fulan) dibawa ke salah satu RS di Padalarang.

Alhasil hasil pemeriksaan yang diterima bahwa (Fulan) dikabarkan menderita positif covid-19 atau virus Corona, sehingga berbagai pertanyaan timbul dari berbagai pihak karena data tersebut lengkap dengan daftar nama keluarganya.

“Sekitar pukul 22.00 Wib pak kades Ciptaharja mendapat informasi dari perangkat Desa Ciptaharja, sdr (Nama disamarkan) di bawa sama keluarganya ke (Salah satu rumah sakit di Padalarang-Red) teryata (setelah-red) diperiksa kembali positif Covid – 19 atau virus Corona”, Demikian cuplikan isi pesan yang tersebar.

Kondisi ini memperburuk situasi, dimana dipastikan akses sosial individu Fulan beserta keluarganya tersebut, akan menjadi buah simalakama ditengah kekhawatiran warga yang tinggi.

“Kalaupun benar adanya, sebaiknya data ini tidak disampaikan detil kepada umum, karena akan berefek sosial bagi penderita, serta para keluarganya” papar salah satu anggota Group.

Baca Juga,  Raja Dangdut Tetap Naik Panggung di Acara Khitanan Pamijahan, Bupati Bogor Akan Berikan Sanksi Jika Terbukti Bersalah

Saat dimintai keteranganya terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) KBB Hernawan Widjajanto mengatakan, bahwa pihaknya tidak membuat pengumuman tertulis itu, saat bersamaan, pihaknya sedang menelusuri kebenaran kabar tersebut.

“Orang tersebut sedang kami tangani. Terkait naskah yang tersebar tersebut kami tidak tau siapa yang membuat, dipastikan bahwa kami tidak pernah membuat naskah detil seperti itu”, jelas Hernawan melalui sambungan telpon kepada Bangbara.

Ditempat yang berbeda Kepala Desa Ciptaharja Idham Martadinata saat di konfirmasi melalui sambungan telepon menyampaikan, bahwa pihaknya juga kaget karena pihaknya sedang mencari data keluarganya, namun tiba-tiba ada tersebar data tersebut secara lengkap.

“Saya sendiri sedang mencari tau siapa yang membuat naskah tersebut, karena kami dari Desa tidak mengeluarkan statemen apapun, karena bukan ranah nya untuk mengumumkan hal ini” ungkap Idham sang Kades.

Disaat bersamaan sang Kades Ciptaharja ini sedang melakukan penyemprotan di jalan protokol Desa, didampingi oleh Andre Sopian sang ketua Karang Taruna Desa.

Dilanjutkan Andre memberi penjelasan secara detil terkait hal ini, bahwa semua data keterangan hasil tes yang dilakukan adalah tes air liur orang tersebut, yang akan didapatkan keterangannya hari ini dari keterangan Dokter.

“Informasi terkait positif covid-19 itu tidak dibenarkan, karena pihak dokter saja belum selesai melakukan cek kesehatan secara keseluruhan, jadi kami pastikan pesan yang tersebar tersebut adalah HOAX” tegas Andre.

Andre yang didampingi Kades berharap hal ini tidak terulang lagi pada masyarakat di tempat manapun. Jika ada hal yang belum pasti, sebaiknya tidak dilakukan kesimpulan secepatnya, karena akan berakibat fatal.

Reporter: Mohammad Addien

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed