oleh

Dianggap Tidak Diumumkan Secara Luas, Penjaringan Ketum KONI KBB Dikomplen

Padalarang, BANGBARA.COM – Pendaftaran penjaringan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bandung Barat sudah dinyatakan ditutup oleh panitia penjaringan KONI pada Minggu siang pukul 12.00 Wib (6/1/18).

Berita Bangbara.com yang dilansir kemarin, menuai kontroversi oleh netizen pada medsos dengan kabar ditutupnya pendaftaran penjaringan ketum KONI. Dan KONI KBB telah menerima hanya satu kandidat saja yang mendaftarkan, yaitu anak dari Bupati Bandung Barat Rian Firmansyah.

Salah satunya Mohamad Raup yang juga sebagai ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan KBB yang menentang pendaftaran itu yang menurutnya, hal ini tidak diumumkan secara meluas oleh pihak panitia dan hanya diumumkan secara kelompok individu Cabang Olahraga (Cabor) saja.

“Ini apa-apaan kenapa kita baru tau kalau ada penjaringan Ketum KONI, bahkan sudah ditutup juga pendaftaranya. Ini ada yang ga benar, ini jelas ada nepotisme didalamnya. Kan sudah jelas Rian itu anaknya Bupati dipastikan ini ada yang ga benar” jelas Raup dengan nada lantang dan keras itu melalui ponselnya.

Dikatakan Raup, dirinya meyakinkan bahwa penjaringan itu tidak demokratis. Pasalnya, jika memang pendaftaran ini terbuka untuk umum, setidaknya KONI juga memiliki anggaran khusus untuk beriklan kepada semua media, bisa melalui pamflet pengumuman, atau lainya.

“Koni itu kan punya anggaran, kenapa tidak dimanfaatkan untuk beriklan menjaring sebanyak-banyaknya para pendaftar yang lain. Masa cukup berkabar lewat Whatsapp saja itu dipastikan KONI hanya mencari jalur aman di pemerintahan Akur dan ini tidak benar. Saya usulkan pendaftaran ini diperpanjang lagi dan diumumkan” teriaknya dengan nada keras.

Sementara ditempat yang berbeda Tim Penjaringan Calon Ketua Umum Musorkablub Lili Supriatna mengatakan, tahap penjaringan bakal calon (balon) Ketua Umum KONI KBB dibuka mulai 1 Januari 2019 dan ditutup 6 Januari 2019. Bagi mereka yang berminat untuk ikut bursa Ketua Umum tersebut seluas-luasnya, diantaranya harus menyerahkan minimal 10 persen surat dukungan dari pengurus cabor minimal 10 persen dari seluruh pengurus cabor yang tergabung di KONI KBB.

“Artinya harus ada 5 surat dukungan dari Pengcab itu dan siapa saja warga Bandung Barat bisa mencalonkan” jelasnya.

Saat ditanya seputar usulan diperpanjangnya masa pendaftaran Bakal Calon (Balon) Ketum KONI, Lili menyatakan setuju-setuju saja semua ada pada keputusan Organizing Comite (OC), Stering Comite (SC) dan tim penjaringan akan dilaksanakan pada sore ini Senin, (7/1/18).

“Kalau usulan mah mangga saja, cuma dikabulkan atau tidaknya nanti dibahas keranah SC dan OC Musorkablub KONI nanti sore secara internal” papar Lili melalui Ponselnya.

Masih oleh Lili, pihaknya sudah membuka pendaftaran itu, dan sudah diumumkan melalui beberapa media dan nyatanya hanya satu orang yang mendaftarkan

“Yang penting insan olahraga dan para cabor mengetahui adanya ini semua, dan ini semua untuk kemajuan olahraga di KBB” tambahnya (Adn)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed