Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,919,547
+8,189
Meninggal
53,116
+237
Sembuh
1,751,234
Active
115,197
Last updated: 15 Juni 2021 - 6:53 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,919,547 +8,189 new today Meninggal 53,116 +237 new today Sembuh 1,751,234 Active: 115,197 Last updated: 15 Juni 2021 - 6:53 am (+07:00)
Link Banner
5

Dalam Rangka Hari Buruh 2021, Plt Bupati Hengki Minta Perusahaan di KBB dapat Bayarkan THR 100%

  • Bagikan
Plt Bupati KBB Hengki Kurniawan. (Foto: Istimewa)
Plt Bupati KBB Hengki Kurniawan. (Foto: Istimewa)
banner 728x90

Padalarang, BANGBARA.COM – Dalam rangka hari buruh 1 Mei 2021 atau yang dikenal dengan Mayday, Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Hengki Kurniawan himbau seluruh perusahaan di KBB dapat membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) 100 persen tanpa cicil.

Kondisi ini disadari oleh Hengki ditengah kemelut Pandemi, hingga larangan untuk mudik kepada masyarakat di Idul Fitri 2021 ini, membuat keprihatinanya terhadap para buruh.

banner 728x90 banner 728x90

Selain kondisi Pandemi, ditambah dengan adanya larangan Mudik bagi masyarakat, sehingga akan menjadi permasalahan sosial jika salah satunya THR tidak di fokuskan menjadi salah satu penunjangnya.

Menurutnya, ketentuan ini sudah dibuat oleh Menteri Tenaga Kerja melalui Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor: M/6/HK.04/IV/2021yang di sampaikan sejak 12 April 2021 yang lalu.

“Saya menghimbau untuk semua perusahaan di KBB dapat mengikuti anjuran surat edaran Menteri Ketenagakerjaan terkait THR harus 100 persen dan tanpa di cicil” papar Hengki kepada Bangbara, Minggu, (25/4/2021).

Menurut Hengki, bagi perusahaan yang tidak mampu harus menyampaikan ke publik, dan atau menyampaikan langsung kepada Pemda KBB untuk mencari solusinya.

Plt Bupati KBB ini membuka diskusi bagi perusahaan yang dalam kondisi ini jika ada yang tidak mampu membayarkan THR karyawannya, maka dapat mendiskusikan kepada pihak Pemda KBB.

“Kami pemerintah siap memfasilitasi apabila memang ada perusahaan yang keberatan dan sebagainya, atau jika ingin curhat silahkan, kita pemerintah siap menjadi penengah antara kedua belah pihak”. Katanya.

Pemberian THR kepada karyawan diharapkan jauh hari dengan pembayaran full. Maka jika terdapat perusahaan yang melanggar, maka akan dikenakan sanksi mengikuti ketentuan dari kementrian.

“Kalau tidak menyampaikan jauh-jauh hari THR nya tentu sanksinya ada, mangka dari itu harus menyampaikan jauh-jauh hari. Sanksi berupa surat teguran, sampai penghentian produksi, bahkan ke tingkat lebih”. Tegasnya.

 

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan