Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,691,658
+5,285
Meninggal
46,349
+212
Sembuh
1,547,092
Active
98,217
Last updated: 6 Mei 2021 - 12:57 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,691,658 +5,285 new today Meninggal 46,349 +212 new today Sembuh 1,547,092 Active: 98,217 Last updated: 6 Mei 2021 - 12:57 am (+07:00)
Link Banner
186

Cina Luncurkan Satelit Uji Coba Jaringan 6G Pertama di Dunia

  • Bagikan
Peluncuran Roket 6G China [Foto: Asia Times Financial]
Peluncuran Roket 6G China [Foto: Asia Times Financial]

Cina, BANGBARA.COM.- Cina meluncurkan satelit uji coba 6G pada Jumat (6/11/2020) dari Taiyuan Satellite Launch Center, sebelah utara provinsi Shanxi.

Satelit tersebut akan menjadi transceiver link untuk uji coba teknologi terahertz (THz) pertama di dunia.

banner 350x350

“Satelit yang disebut Star Era-12 itu, memiliki pita frekuensi yang sangat tinggi sehingga harus diuji di luar angkasa agar sinyalnya tidak akan hilang semudah di udara,” jelas Thyagarajan Nandagopal dari National Science Foundation (NSF) dikutip dari The New York Post.

Nandagopal memperkirakan apa yang akan disentuh 6G mencakup segala hal mulai dari komunikasi hingga telemedicine serta keamanan nasional.

Nandagopal menyebut NSF memungkinkan teknologi yang pada akhirnya akan mendefinisikan 6G dalam beberapa tahun. Melodia, juga, merasa AS tidak terlambat dalam perlombaan teknologi, tetapi menurutnya Amerika perlu mengingat betapa pentingnya penelitian komunikasi.

“Kesan jujur saya adalah bahwa kita bersemangat dengan hal-hal lain seperti kecerdasan buatan dan kemajuan perangkat lunak seperti Cloud,” kata Melodia.

Bagi pakar urusan global NYU, Pano Yannakogeorgos, Cina mungkin belum menjadi pemenang dari permainan 6G, tetapi jelas sedang dalam perang PR (Pekerjaan Rumah). Dan peluncuran tersebut memperjelas Cina ingin menjadi pembawa standar 6G seperti halnya untuk 5G.

Dia yang Mengontrol Jaringan, akan Mengontrol Dunia

Saat ini, kata Yannakogeorgos, Cina adalah raja 5G, sama seperti Inggris yang merupakan pembangkit tenaga listrik telegraf komersial pertama di dunia pada abad ke-19. “Dia yang mengontrol jaringan, akan mengontrol dunia,” katanya.

Koneksi 6G mensyaratkan kecepatan transfer data di atas 100 gigabit per detik dan latensi 1 milidetik. Lebarnya pita frekuensi yang dimiliki THz disebut bisa mengatasi masalah kelangkaan spektrum, dan bisa memberikan transmisi 100 kali lebih kencang dari 5G.

Baca Juga,  Penyekatan Beberapa Wilayah di KBB, Pemudik Siap-siap Balik Arah, Ini Dia Titik Jalur yang Akan Dijaga

“Pita frekuensi 6G dibuat untuk mengembangkan spektrum milimeter wave milik 5G hingga spektrum terahertz,” kata Professor Xu Yangsheng, akademisi di Chinese Academy of Engineering dan direktur Satellite Technology Research Institute kepada Daily Mail.

Penulis: En-En
Dari berbagai sumber

banner 350x350
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan