oleh

Camat Ini Nekat Krasak Krusuk, Cari Tau Keindahan Curug Halimun KBB Yang Akan Dibuka Akses Wisatanya

Link Banner

Cipongkor, BANGBARA.COM. – Seakan tidak pernah habis ketika membicarakan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB), khususnya wilayah Kecamatan Cipongkor.

Setelah minggu lalu mengunjungi Gunung Masigit, kali ini Tim Bangbara bersama Rombongan Camat Cipongkor Yayat Ruhyat mengunjungi 3 Objek Wisata Curug yang ada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, yakni Curug Halimun, Curug Hawu, dan Curug Pangulaan.

Link Banner
Link Banner
Objek Wisata Curug Hawu yang berada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Objek Wisata Curug Hawu yang berada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tampak dalam rombongan Eneng Rodiah Ruhyat, Istri Camat yang juga sekaligus Ketua TP PKK Cipongkor, Komunitas PPSI, Balad Leuweung, BUC (Baraya Urang Cipongkor), ABH (Andalan Bina Harapan) yang merupakan alumni MTs/MA Muslimin Cijenuk, Rahmat Budi Santana yang dikenal dengan sebutan Kadus Sejagad, serta perwakilan dari Motekar (Motivator Ketahanan Masyarakat).

Dalam perjalanan menuju lokasi medan, yang harus dilalui rombongan terbilang cukup berat seperti menerobos rimbunan belukar, serta jalan berbatu besar dengan kemiringan cukup ekstrim sekitar 80 derajat kemiringannya, dengan jarak tempuh berkisar 1.5Km. Akibat memang belum adanya akses jalan memadai.

Objek Wisata Curug Halimun yang berada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Akses jalan Objek Wisata Curug Hawu dan Curug Pangulaan yang berada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Namun semua rasa lelah dan berat dalam menempuh lokasi ini terbayar lunas saat tiba di lokasi yang menyuguhkan pemandangan luar biasa berupa air terjun dan danau sedalam 12 meter yang terbentang di depan mata.

“Inilah salah satu bukti bahwa di wilayah Cipongkor masih banyak potensi alam luar biasa yang dapat dijadikan objek wisata menarik jika mau ditangani dan dikelola dengan benar. Ini saja belum di tata sudah tampak menakjubkan”, ujar Yayat kepada Bangbara begitu tiba di lokasi Curug Halimun.

Baca Juga,  Warga Padalarang Terpapar Covid-19, Pemdes Ajak Para RW Untuk Batasi Kegiatan Keramaian Warga

Satu hal menarik dari Curug halimun ini menurut Yayat adalah jika dibagian atas Curug dibuat bendungan, maka akan bisa tercipta Curug baru yang bisa menambah pesona Curug Halimun itu sendiri.

Tim Bangbara bersama Rombongan Camat Cipongkor saat berada di Objek Wisata Curug Halimun yang berada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Tim Bangbara bersama Rombongan Camat Cipongkor saat berada di Objek Wisata Curug Halimun yang berada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Kalau di bagian atas di bendung, maka nanti bisa jadi Curug baru yang nantinya bisa seperti Curug Malela. Jadi secara tidak langsung bisa jadi Curug Maela kedua”, ungkap Yayat sambil tersenyum.

Terkait sulitnya akses jalan yang harus ditempuh menuju lokasi, Yayat tidak memungkiri hal tersebut dan berniat untuk membangun akses jalan yang lebih baik, agar nantinya bisa banyak wisatawan yang bisa berkunjung.

“Sesuai Visi Misi Akur, kita harus Inovatif dan Kreatif untuk menggali potensi. Memang butuh penataan pihak ketiga dan Pemerintah untuk membuat lebih bagus. Yang paling dibutuhkan saat ini adalah akses jalan yang lebih bagus dan nyaman”, ujar Yayat kembali.

Dilanjutkan Yayat, dirinya akan berunding dengan Tim Percepatan Menggali Potensi Wisata dan Ekonomi Kecamatan Cipongkor untuk membicarakan masalah anggaran untuk pembuatan akses jalan tersebut.

“Saat ini yang paling mungkin adalah dari swadaya dan gotong royong masyarakat untuk langkah awal, yang mungkin akan bisa membuka jalan walau selebar 1-2 meter dulu, setelah itu baru jalan besar yang sudah jelas membutuhkan campur tangan Pemerintah melalui Dinas terkait maupun dari pihak ketiga”, ungkapnya.

Bagi Yayat, dengan di bukanya banyak lokasi wisata di Cipongkor, selain bisa menghasilkan Pendapatan asli Daerah (PAD), namun juga bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Cipongkor.

Baca Juga,  Anies Ungkapkan Sebelum Wafat Saefullah Lakukan Hal Yang Sebelumnya Tidak Pernah Dilakukannya

“Tidak usah lagi ke kota untuk warga yang haus wisata, karena di Cipongkor banyak sekali titik wisata, yang secara otomatis akan membantu perekonomian masyarakat setempat”, tuturnya.

Salah satu spot Objek Wisata Curug Halimun yang berada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Spot Objek Wisata Curug Halimun yang berada di perbatasan dua Desa yaitu Desa Baranangsiang Kecamatan Cipongkor, dan dan Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sementara itu, Asep Hikmatullah Ketua Balad Leuweung yang turut serta dalam rombongan menyebut dirinya beserta Komunitas lainnya merasa bangga karena banyaknya potensi wisata yang ada di Kecamatan Cipongkor.

“Salut untuk Pak Camat karena mau langsung turun meninjau lokasi, meskipun akses jalan menuju Curug cukup ekstrim dan terjal. Masih banyak lokasi potensi wilayah lain di Cipongkor yang tidak kalah menakjubkan yang belum muncul”, ungkap pemuda yang akrab disapa Asep Gondrong ini.

Asep berharap dengan adanya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), bisa membantu membuka akses jalan agar membuat nyaman wisatawan yang ingin berkunjung ke Curug Halimun ini.

Ditambahkan Asep, dirinya juga berharap kepada Pemerintah KBB melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) supaya lebih mau memperhatikan wisata daerah termasuk yang ada di wilayah Cipongkor.

Objek Wisata Curug Halimun yang berada di Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Objek Wisata Curug Halimun yang berada di perbatasan dua Desa yaitu Desa Baranangsiang Kecamatan Cipongkor, dan dan Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Ini merupakan aset Cipongkor dalam bidang Pariwisata. Kami pun mengharapkan kepedulian pemerintah KBB untuk melihat dan terjun langsung bahwa banyak merupakan aset-aset wisata yang belum tersentuh, yang mana nantinya dapat memperkenalkan keindahan Alam Bandung Barat”, pungkasnya.

Namun berhembus kabar yang berbeda lagi ditengah euforia semangat pembukaan akses wisata ini, yang berasal dari Desa Saguling, Kecamatan Saguling yang juga sebuah daerah yang berdekatan dengan lokasi tersebut juga menyebutkan bahwa akses wisata tersebut tidak lepas dari jerih payah pemuda warga Saguling.

Baca Juga,  Mengingatkan Untuk Menjaga Ozon di Hari Ozon Internasional 2020

Sehingga perencanaan pembukaan akses wisata ini harus melalui diskusi yang matang antara Pokdarwis Desa Baranangsiang dan Pokdarwis Saguling, berikut kedua Kepala Desa dan kedua Camatnya yang harus duduk bersama agar mencari solusi pembukaan akses Curug Halimun tersebut.

Reporter: Mohammad Addien/Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed