Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,691,658
+5,285
Meninggal
46,349
+212
Sembuh
1,547,092
Active
98,217
Last updated: 6 Mei 2021 - 12:27 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,691,658 +5,285 new today Meninggal 46,349 +212 new today Sembuh 1,547,092 Active: 98,217 Last updated: 6 Mei 2021 - 12:27 am (+07:00)
Link Banner
116

Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Warga Ini Swadaya Renovasi Jembatan Gantung di Gununghalu

  • Bagikan
Warga bersama anggota TNI sedang bergotong royong saat pembangunan jembatan gantung
Warga bersama anggota TNI sedang bergotong royong saat pembangunan jembatan gantung

Gununghalu, BANGBARA.COM. – Sebuah jembatan gantung yang menghubungkan wilayah Kampung Dukuh, Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, dengan Kampung Pintu, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini sedikit-demi sedikit mulai diperbaiki oleh warga.

Perbaikan akses jembatan gantung ini merupakan jembatan peninggalan Belanda dahulu kala, dan belum juga ada perawatan, maupun perbaikan. Sehingga nampak kondisinya dari mulai kayu dan besinya sudah mulai rapuh.

banner 350x350

Kondisi keprihatinan ini, membuat warga masyarakat bergabung untuk melakukan swadaya dengan cara patungan, dan dibantu oleh PTPN Montaya VIII yang memberikan bahan kayu untuk jembatan gantung itu.

Ajat Sumiarsa selaku Ketua Koordinator renovasi jembatan mengatakan seluruh anggaran yang digunakan ini murni merupakan swadaya masyarakat baik berupa uang atau bahan material.

Warga bersama anggota TNI sedang bergotong royong saat pembangunan jembatan gantung
Warga bersama anggota TNI sedang bergotong royong saat pembangunan jembatan gantung

“Kami memang tidak bisa melakukan renovasi total karena terkait anggaran. Jadi kami merenovasi beberapa bagian yang rusak parah saja dengan anggaran murni swadaya masyarakat”, terang Ajat, saat ditemui, Senin, (03/05/2021).

Dijelaskan Ajat, bantuan juga mereka dapatkan dari PTPN Montaya VIII yang lokasinya tidak jauh di sekitar wilayah tersebut.

“Dari PTPN membantu memotong kayu-kayu besar yang ada di perkebunan di sekitar lokasi untung dijadikan pondasi dan mengganti kayu yang sudah rusak”, terang Ajat.

Peltu Afifudin Babinsa Desa Sukasari (kiri) didampingi Ajat Sumiarsah perwakilan warga (kanan)
Peltu Afifudin Babinsa Desa Sukasari (kiri) didampingi Ajat Sumiarsah perwakilan warga (kanan)

Tak lupa Ajat juga mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah mau ikut membantu proses renovasi jembatan gantung tersebut.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah mau membantu. Walau tidak bisa merenovasi total, namun Alhamdulillah kami bisa sedikit memperbaikinya”, katanya.

Hadir juga para anggota Koramil 0903/Gununghalu dibawah pimpinan Peltu Afifudin bersama warga masyarakat bergotong-royong merenovasi jembatan gantung yang menghubungkan 2 Kecamatan itu.

Baca Juga,  Wilayahnya Disebut Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Kata Kades Tanimulya

Afifudin menyebut, kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Karya Bakti ini dilakukan karena melihat kondisi jembatan yang memang sudah memprihatinkan

“Kondisi jembatan gantung ini sudah memprihatinkan, besi-besi dan papannya sudah banyak yang keropos, mungkin karena usia diamana jembatan ini dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda”, ujar Peltu Afifudin.

Pria yang juga merupakan Babinsa di Desa Sukasari ini menambahkan, pihaknya berharap agar ada perhatian dari Pemerintah terkait kondisi jembatan tersebut.

“Semoga dari yang kita lakukan ini mengawali untuk dapat bantuan dari pemerintah agar jembatan ini dapat dirubah menjadi lebih kokoh” tambahnya.

banner 350x350
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan