Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,919,547
Meninggal
53,116
Sembuh
1,751,234
Active
115,197
Last updated: 15 Juni 2021 - 9:38 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,919,547 Meninggal 53,116 Sembuh 1,751,234 Active: 115,197 Last updated: 15 Juni 2021 - 9:38 am (+07:00)
Link Banner
7

Bangkitkan Ekonomi, Disnakertrans KBB Libatkan Ratusan Ponpes Untuk Pertanian

  • Bagikan
banner 728x90

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyelenggarakan kegiatan Padat Karya Pertanian untuk mengembangkan penanaman Kacang Edamame, yang melibatkan Santri dan Pondok Pesantren (Ponpes).

Terkait kegiatan ini, Disnakertrans KBB bersama 27 Ponpes yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam melakukan pertemuan guna membahas terkait kondisi lahan yang akan digunakan, serta Sumber Daya Manusia (SDM) dari para santri yang akan mengerjakannya.

banner 728x90 banner 728x90
Fauzi Al Fauzani, Bendahara Aliansi Ormas Islam yang juga merupakan Ketua Ponpes Al Muniriyah, Padalarang, KBB.
Fauzi Al Fauzani, Bendahara Aliansi Ormas Islam yang juga merupakan Ketua Ponpes Al Muniriyah, Padalarang, KBB.

“Kami dari Aliansi Ormas Islam dan Tokoh Masyarakat serta warga Pesantren merasa sangat terbantu dengan adanya Program ini disaat pandemi Covid-19 kali ini, karena mulai pelatihan, pembibitan akan dibantu oleh Kemnaker”, ungkap Fauzi Al Fauzani Bendahara Aliansi Ormas Islam yang juga merupakan Ketua Ponpes Al Muniriyah, Padalarang, yang ditemui, Jum’at (11/09/2020).

Dilanjutkan Fauzi, untuk awal lahan yang akan digunakan adalah lahan pribadi milik Ponpes, karena untuk menghindari resiko yang mungkin bisa terjadi dalam pengembangan Kacang Edamame ini.

“Saat ini kami tidak ada membahas mengenai benefit (keuntungan). Jika nanti kedepannya memang menguntungkan, kami tidak akan takut atau ragu jika memang harus menyewa lahan milik warga dan mungkin membahas lebih jauh mengenai pembagian manfaat yang akan di dapat”, terang Fauzi kembali.

KH. Aa Maulana, Pimpinan Ponpes Al Ijazi, Cipongkor, KBB.
KH. Aa Maulana, Pimpinan Ponpes Al Ijazi, Cipongkor, KBB.

Hal senada dan tak jauh berbeda diungkapkan KH. Aa Maulana, Pimpinan Ponpes Al Ijazi, Cipongkor, yang menyebutkan bahwa Santri dan Ponpes akan siap membantu Program Pemerintah ini.

“Ini merupakan Program Ketahanan Pangan di KBB yang mana akan mengembangkan Kacang Edamame. Insya Allah para Santri dan Ponpes akan membantu menggarap dan menyediakan lahan milik Ponpes dan sebagaian milik masyarakat yang memang mau ikut membantu”, ucapnya.

Aa Maulana juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mensukseskan Program Ketahanan Pangan dan juga bisa membantu menunjang perekonomian masyarakat khususnya warga Ponpes di KBB.

Iing Solihin, Kepala Disnakertrans KBB.
Iing Solihin, Kepala Disnakertrans KBB.

Di tempat yang sama, Kepala Disnakertrans Iing Solihin menyebutkan Aliansi Ormas Islam KBB akan bekerjasama secara bertahap dengan 496 Ponpes yang ada di KBB yang mana Program ini juga merupakan hasil kerjasama Pemda KBB melalui Disnakertrans dengan dengan BLK Pertanian Cikole Lembang.

Iing juga memastikan, kondisi ekonomi masyarakat yang sementara ini carut marut akibat Covid-19, diharapkan dapat maju kembali dalam Pertanian dalam melalui Kacang Edamame ini, karena disaat kondisi harga sayuran saat ini menjadi turun, namun harga Kacang Edamame di pasaran tetaplah stabil, bahkan dalam sehari dibutuhkan sekitar 4 ton Kacang Edamame.

“Kami berharap semua yang dilakukan Pemerintah sekecil apapun dapat mengurangi beban masyarakat. Terlebih kami sementara ini bekerjasama oleh seluruh Ponpes di KBB untuk Pertanian ini. Selanjutnya kami juga akan membuka akses kerjasama untuk komunitas lainya untuk mengembangkan ekonomi dan tenaga kerja dalam bidang pertanian” tambah Iing yang juga sebagai Ketua harian Aliansi Ormas Islam di KBB itu.

Reporter: Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan