oleh

Anggaran Rp1 Milliar Kurang, PSSI KBB Cari Bantuan CSR

Ngamprah, BANGBARA – Taufiqurohman, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Suluruh Indonesia (PSSI), Kabupaten Bandung Barat (KBB), berharap bantuan dari Pemda KBB dalam hal solusi anggaran prestasi sepak bola untuk tingkat provinsi, bahkan nasional.

Menurutnya, Anggaran yang di tentukan Pemda KBB sebesar Rp1 Milliar itu, dianggap sangat kurang, Hal ini dikarenakan banyak gelaran yang harus dilaksanakan tidak hanya pembinaan saja.

“Untuk gelaran Askab memang cukup. Tapi target kita kan harus prestasi di provinsi, dan juga bahkan bisa untuk jawa bali atau Nasional, kalau Rp1 Milliar ya pasti kurang” katanya.

Menurutnya, Gelaran yang akan diklasifikasikan diantaranya untuk usia 13, 15, 17 tahun, dan tingkat senior. Berikut ditambah lagi dengan sepak bola wanita.

“Hingga saat ini para atlit kita, banyak yang menginduk di Cimahi, sehingga KBB sangat perlu perhatian agar warga KBB sendiri dapat berprestasi di Kabupaten nya sendiri” papar Opik saat diwawancarai Bangbara di Masjid As-Shidiq, Kamis, (5/9/2019).

Dengan kondisi seperti ini, sehingga Opik panggilan akrabnya ini, berencana meminta bantuan kepada Bupati Umbara agar mendapatkan bantuan anggaran dari perusahaan CSR.

Pada tahun sebelumnya memang PSSI hanya mendapatkan Rp250 Juta dari Pemda. Dan itu dilakukan hanya sebagai pembinaan saja hanya di seputar KBB.

“Ya memang dulu lebih kecil hanya Rp250 Juta dan itu hanya pembinaan saja, sedang untuk mengadakan gelaran, meskipun sudah mendapat anggaran 1 Milliar, tetap akan sulit dengan anggaran itu. Untuk itu kami butuh bantuan Pemda untuk solusi anggaran lain seperti CSR” pungkasnya.

Opik berharap Bupati Umbara dapat memberikan solusi terkait anggaran persepakbolaan di KBB ini, meskipun tidak harus menggunakan anggaran APBD.

Baca Juga,  Pangdam III/Siliwangi Resmikan Penggunaan Gedung Medical Chek Up RS.Dustira

“Kalau harus menggunakan APBD pasti Pemda akan berat, sementara Pemda sendirikan bukan hanya memikirkan bidang olahraga saja. Melainkan masih banyak terkait pembangunan ataupun lainya, yang harus dinikmati oleh masyarakat” tambahnya.

(Adn)

Komentar

News Feed