Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
3,127,826
+45,416
Meninggal
82,013
+1,415
Sembuh
2,471,678
Active
574,135
Last updated: 25 Juli 2021 - 5:24 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 3,127,826 +45,416 new today Meninggal 82,013 +1,415 new today Sembuh 2,471,678 Active: 574,135 Last updated: 25 Juli 2021 - 5:24 am (+07:00)
Link 

Banner
59

Anggaran dari Dispora Tidak Cair-cair, Atlit Disabilitas NPCI KBB Sampaikan Aspirasi ke Wakil Ketua DPRD

  • Bagikan

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Jajaran Pengurus, Pelatih, dan Atlet NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) atau Komite Paralimpiade Nasional Indonesia yakni Komite untuk atlet penyandang Disabilitas Kabupaten Bandung Barat (KBB) datang menemui Wakil Ketua DPRD KBB, Ida Widaningsih untuk meminta bantuan terkait pencairan anggaran.

Bertepatan dengan saat melakukan kerja bakti bersih-bersih sampah dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia, DPC PDIP KBB kedatangan tamu dari pengurus NPCI KBB ini.

Ida Widaningsih.
Ida Widaningsih.

Dalam kedatangannya NPCI ini menurut Ida adalah dalam rangka menyampaikan aspirasinya untuk mencari solusi kebutuhan anggaran para atlit yang sangat dibutuhkan untuk persiapan Peparda (Pekan Paralympic Daerah) yang akan datang.

“Jadi kedatangan rekan-rekan dari NPCI KBB ini untuk meminta bantuan terkait pencairan dana atlet NPCI sekitar Rp320 juta yang hingga saat ini belum selesai”, ujar Ida saat menerima rombongan NPCI KBB ini di Sekretariat DPC PDIP KBB, Desa Mekarsari, kawasan Ngamprah, Sabtu (05/06/2021).

Ida menyebutkan, para Pengurus NPCI KBB ini sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB dan awalnya disebut akan dicairkan di Triwulan Dua namun ternyata diundur ke Triwulan Empat.

“Kami akan coba meminta Dispora KBB segera merealisasikan pencairan anggaran tersebut. Kami juga akan minta bantuan Plt Bupati untuk mendorong hal tersebut, karena anggarannya sudah ada tinggal pencairan”, ucap Ida.

Dilanjutkan Ida, anggaran tersebut sangat dibutuhkan oleh para atlet, karena mereka (Para atlit NPCI) ini dianggap berbeda dengan atlet biasa, karena keterbatasan fisik yang dimiliki.

“Jika atlet biasa mungkin bisa ada kerja sampingan, namun untuk atlet disabilitas uang insentif ini sangat penting dan diharapkan untuk pemasukan mereka”, lanjur Ida.

Asep Darmawan.
Asep Darmawan.

Sementara itu, Asep Darmawan selaku Ketua NPCI KBB yang hadir disampingi pengurus lainya membenarkan, bahwa saat pihaknya menemui Dispora KBB dikatakan pencairan diundur Triwulan Empat sekitar bulan Desember 2021.

“Harusnya Cair di Triwulan Dua sekitar Bulan Juni, namun ternyata diundur di Triwulan Empat sekitar Desember. Padahal anggaran ini dibutuhkan para atlet untuk persiapan Peparda yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bekasi Tahun 2022”, ungkap Asep.

Dijelaskan Asep, saat ini ada sekitar 100 atlet serta 50 orang pelatih dan official yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti 14 Cabang Olahraga di Paperda Bekasi tersebut.

Tedi Ahmad Setiadi.
Tedi Ahmad Setiadi.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan Tedi Ahmad Setiadi yang merupakan Sekretaris NPCI KBB yang mengatakan para atlet disabilitas sangat membutuhkan anggaran yang belum cair tersebut.

“Jangan salah, prestasi atlet NPCI KBB sudah skala Internasional. Bahkan ada 1 orang yang akan berangkat Olimpiade di Jepang berasal dari Cikalongwetan, yaitu Zaenal Arifin yang merupakan atlet roda (atletik). Untuk Sea Games atlit NPCI KBB ada 8 orang, sedangkan yang ikut PON ada 12 orang”, terang Tedi.

Acep yang merupakan Humas dan Pelatih di NPCI KBB yang hadir juga ikut berkomentar, pihaknya sangat berharap adanya keadilan dari Pemerintah terhadap semua atlet di KBB.

Acep.
Acep.

“Kami ingin ada keadilan. Jika memang semua pencairan anggaran di Triwulan Empat ya semua organisasi olahraga lainya juga harus sama, namun ini ternyata sudah ada yang cair duluan, dan kita belum”, ungkapnya dengan kecewa.

Ditambahkan pula oleh Kuswara yang merupakan pengurus yang juga seorang atlet NPCI KBB menyampaikan, bahwa saat ini NPCI KBB sedang berusaha menjaring bibit atlet baru, jika terbatas dengan kondisi anggaran ini, sehingga akan terbatas prestasi ini.

Kuswara.
Kuswara.

“Kita butuh persiapan untuk Peparda dari sekarang, karena kita sedang berusaha menjaring atlet baru berbakat karena belum semua posisi untuk 14 Cabor yang akan diikuti di Peparda terisi. Semoga kami bisa menemukan bibit atlet berbakat untuk membawa nama KBB”, pungkasnya. (Addien)

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *