oleh

Akhirnya Sunara Sang TKI Malaysia Warga KBB Yang Terlantar Itu, Segera Dipulangkan Tanpa Beban Biaya

Link Banner

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Sunara (35) Warga Negara Indonesia (WNI) asal Desa Sukatani, RT06 RW04, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terlantar beberapa bulan di Malaysia, akhirnya bisa bernafas lega karena akan segera pulang ke Indonesia.

Hal ini diungkapkan Iing Solihin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB yang didampingi Sutrisno, selaku Kepala Seksi Perluasan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans KBB, yang ditemui pada Rabu (17/06/2020).

Link Banner

“Alhamdulillah Sunara sudah bebas dari segala tuntutan hukum dan denda di Malaysia, dan siap untuk segera dipulangkan dengan menggunakan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP)“, terang Iing.

Menurut Iing, dari Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Johor Baru, besok (Kamis, 18/06/2020) Sunara akan di evakuasi menuju Batam sekitar pukul 11:00 dengan menggunakan Kapal Ferry.

Dilanjutkannya, setibanya di Batam, Sunara akan diterima oleh Ibu Titik dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Batam, lalu menginap semalam sebelum akhirnya akan di terbangkan ke Jakarta pada Jum’at (19/06/2020).

“BP2MI Batam menyediakan tiket penerbangan pulang ke Jakarta untuk Sunara, yang jika tidak ada perubahan akan berangkat ke Jakarta Jum’at (19/06/2020) pagi sekitar pukul 07:00. Dari Disnakertrans KBB sendiri akan berangkat subuh dari sini untuk menjemput Sunara di Bandara Soekarno Hatta dan membawanya pulang ke KBB”, terang Iing kembali.

Iing Solihin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung Barat.
Iing Solihin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KBB

Iing merasa bersyukur permasalahan Sunara ini walau cukup memakan waktu, akhirnya bisa berakhir dengan baik dengan akan segera pulangnya Sunara ke Tanah Air.

“Kami (Disnakertrans KBB) berterima kasih kepada Konjen di Johor Baru yang telah mau mengabulkan permohonan bantuan dari kami untuk Sunara yang mana akhirnya persoalan Sunara bisa beres dan tidak perlu membayar denda sekitar Rp10 Juta akibat tidak memiliki dokumen”, tutur Iing.

Baca Juga,  Ada yang Beda, Bebek VS Ayam Ibu Rini Melengkapi Kuliner Saat Wisata di Lembang

Tak lupa Iing juga menyebutkan seluruh proses kepulangan Sunara ini bisa berjalan dengan lancar berkat Perhatian dari Bupati Aa Umbara Sutisna yang tidak pernah lelah meminta Disnakertrans untuk selalu memantau keadaan Sunara di Malaysia.

“Pak Bupati selalu meminta kami (Disnakertrans) memonitor perkembangan Sunara di Malaysia agar terjadi masalah baru dan mengusahakan secepatnya bisa kembali ke Indonesia. Bahkan bukan hanya untuk Sunara pribadi, kami juga diminta untuk selalu memonitor keluarganya disini agar selalu dibantu jika membutuhkan bantuan, jangan sampai keluarganya terlantar sementara Sunara belum pulang”, terang Iing.

Ditambahkannya, dengan diterbitkannya SPLP yang difasilitasi oleh Konjen di Johor Baru untuk Sunara, akhirnya keluarlah Exit Permit (Izin Keluar) untuk Sunara bisa pulang ke Indonesia.

Iing menghimbau kepada warga KBB jika ingin bekerja di luar negeri untuk mengikuti prosedur resmi agar legal dan aman, jangan terpengaruh bujukan dan rayuan calo karena jika ada masalah tidak semudah membalikkan telapak tangan menyelesaikannya.

Iing berharap Kasus Sunara ini dapat menjadi pembelajaran bagi yang lain agar tidak terulang kembali, walaupun Pemerintah akan selalu berupaya terus melindungi warganya yang ada di luar negeri sebagai tanggung jawab Pemerintah untuk melindungi warganya.

“Semoga kepulangan Sunara ini juga bisa menjadi salah kado dari Disnakertrans untuk HUT KBB yang ke 13. Selamat Ulang Tahun KBB, sukses selalu, maju terus bersama Visi Misi Akur”, pungkasnya.

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner

Komentar

News Feed