oleh

Akhirnya, Kondisi Covid-19 MUI KBB Izinkan Shalat Idul Fitri Ini Persyaratannya

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mempersilahkan masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1441 H berjamaah di Masjid atau lapangan dengan beberapa syarat dan ketentuan.

Hal ini dinyatakan oleh Ketua MUI KBB Muhammad Ridwan usai mengikuti rapat evaluasi pelaksanaan PSBB bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Sekretariat Daerah KBB, Selasa (19/05/2020).

“Silahkan lakukan di Masjid dengan kapasitas besar atau lapangan terbuka namun hanya boleh 50 jamaah dan tetap harus menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan Hand Sanitizer, serat tidak bersalaman”, ujarnya kepada awak media.

Untuk soal teknis pengawasan dan pelaksanaannya, Ridwan menyebutkan akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Desa, RW, atau panitia di Masjid atau lapangan yang akan menyelenggarakannya.

“Kita (MUI KBB) akan segera mengeluarkan Surat Edaran terkait keputusan Shalat Idul Fitri 1441 H berjamaah ini. Insya Allah secepatnya di edarkan pemberitahuannya ke Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)“, pungkasnya.

Namun Ridwan menambahkan, aturan ini hanya berlaku untuk wilayah yang dinyatakan aman dan tidak terkena PSBB Parsial lanjutan yang rencananya akan diberlakukan di KBB selama 14 hari mendatang.

Seperti diketahui, PSBB di KBB akan dilanjutkan namun secara Parsial, dengan lebih fokus dan dilokalisir di 13 RW di 8 Desa yang masih terdapat pasien positif. PSBB Parsial lanjutan ini akan diberlakukan mulai besok, Rabu (20/05/2020).

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Baca Juga,  Pemkab Bandung Barat Tegaskan Masih Fokus Pada Covid-19, Belum Pada Pembangunan

Komentar

News Feed