oleh

Akhiri Masa Jabatan, Wahyu Diguna Bersama Para Staf, Nuansanya Mengharukan

Parongpong, BANGBARA.- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) disambut haru oleh puluhan para staf nya.

Mengakhiri Purna Tugas (Pensiun), para staf Disdukcapil ini spontanitas mengadakan acara sebagai perpisahan dalam pekerjaan, yang diadakan di Hotel Lembang Asri Parongpong, pada Rabu Sore, (30/10/2019).

Tepat pada 1 November 2019, berakhirnya masa jabatan Kepala Disdukcapil Wahyu Diguna, karena sudah saatnya memasuki masa pensiun.

Masa-masa pertemuan terakhir nya saat bertugas dalam satu kantor, nampak terlihat haru saat masing-masing staf dari mulai para Kabid, Kasi, maupun staf lainya, memberikan pelukan mesra kepada sang Kadis ini.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdukcapil KBB Agus Ruhanda mengatakan, bahwa masih banyak hal yang dilakukan untuk Disdukcapil. “Iyah, masih banyak pekerjaan kelembagaan yang harus di selesaikan selain substansi” katanya.

Saefuloh, Kasi Akte Kelahiran pada Disdukcapil, yang sempat meneteskan air mata itu, membuat haru para staf yang hadir.

“Kami sangat bangga selama keberadaan Pak Wahyu sebagai Kadis disini karena sudah menghadirkan berbagai program-program kependudukan yang menjadi solusi data administrasi para masyarakat, Semoga Pak Kadis beserta istri terus sehat dan selalu diberi keberkahan” tutur Saefuloh.

Nampak dalam pertemuan tersebut, beberapa staf yang tidak kuat harus mencucurkan air mata disela-sela akhir masa jabatan Wahyu. Hingga pada akhir acara di tutup dengan makan-makan dan Hiburan.

Acara yang terkesan sederhana ini dilaksakan secara spontan usai tugas kantor, dengan waktu yang tidak begitu lama, para Kabid Disdukcapil nampak masing-masing memberikan kado bingkisan yang menjadi kenang-kenangan.

“Ini acara spontan yang dibuat oleh para staf. Saya juga awalnya tidak tau acara ini. Tapi cukup hal ini sudah memberikan sesuatu yang berharga dari para staf Disdukcapil. Terimakasih atas Desikasi dan kerjasamanya selama ini” Kata Wahyu kepada Bangbara.com usai acara.

Baca Juga,  Pasar Citalem Cipongkor KBB Terbakar, Warga Sibuk Selamatkan Barang Dagangan

Wahyu berharap, para petugas Disdukcapil tetap memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat. Karena menurutnya tingkat kemiskinan salah satunya karena jika masyarakat tidak memiliki dokumen kependudukan.

“Faktor kemiskinan bukan hanya karena tidak punya harta, salah satunya karena tidak memiliki dokumen catatan sipil maka penderitaan masyarakat pun menjadi permasalahanya tidak dapat membuat KIS, Jamkesda, ataupun fasilitas lainya yang di berikan oleh pemerintah KBB. ” tambahnya.

Selama 5 tahun Wahyu mengakui sudah menjalankan seluruh pelayanan di 14 tahapan ketentuan, sudah dijalani. Seperti TTE (Tanda Tangan Elektronik), pelayanan online, ataupun lainya.

Pengakuan pun disampaikan Wahyu, bahwa dirinya merasa terbantu dengan teman-teman wartawan sehingga kartor diadukcapil yang awalnya seperti kandang, kali ini sudah punya gedung sendiri yang layak.

Sejujurnya keberhasilan Disdukcapil semua karena para rekan wartawan yang awalnya dulu memiliki kantor seperti kandang, sehingga saat ini bisa memiliki gedung dan kantor yang pantas. Ini semua berkat para rekan wartawan juga.” tambahnya.

Diusianya yang ke 60 tahun, Wahyu Diguna telah ikut membangun Bandung Barat, semoga sehat selalu dan diberikan usia yang berkah serta kebahagiaan untuk keluarga.

(Adn)

 

Komentar

News Feed