oleh

Ada Ketupat Harga Dua Dollar, Ternyata Punya Falsafah yang Luarrrr Biasa

Link Banner

Amerika Serikat, BANGBARA.COM – Ketupat, makanan khas Idul Fitri ini nyatanya memang tidak bisa lepas dari tradisi hari raya di Indonesia. Makanan khas yang terbuat dari janur dan beras ini, ternyata telah melanglang buana ke Amerika.

Ranti aryani, wanita kelahiran Bogor yang menikah dengan pria berkewarganegaraan Amerika ini mengatakan bahwa kerinduannya terhadap ketupat dapat terobati.

Link Banner

Ranti, yang berprofesi sebagai Dentist ini mengatakan bahwa dirinya rindu ketupat. “20 tahun tinggal di AS, baru kali ini dapat ketupat dari janur, harganya sekitar 2 dollar dan rasanya so special. Falsafah ketupat mengandung arti yang luar biasa tentang kearifan lokal,” paparnya melalui sambungan telpon selular. Jumat (14/06/19).

“Menurut sahabat kami, mas Rachmat Sudarsono mengenai falsafah ketupat ternyata sangat dalam sekali artinya,” ungkap Ranti

Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan ketupat kepada masyarakat di pulau Jawa. Sunan Kalijaga membudayakan perayaan Idul Fitri menjadi sebuah tradisi yang disebut KUPATAN. Kupat artinya seseorang harus bersedia untuk “ngaku lepat”.

Kupat juga memiliki bentuk segiempat yang menggambarkan empat jenis nafsu duniawi, yaitu nafsu amarah (Dorongan dalam jiwa yang melegak-legak), nafsu lawwamah (Dorongan dalam jiwa yang menjurus pada kelemahan dan penyesalan), nafsu sufiah (Dorongan dalam jiwa untuk memperoleh keunggulan spiritual jiwa) dan nafsu mutmainah (Dorongan dalam jiwa yang sakinah dan tumaninah yang mencintai ketaatan dan keluhuran budi).

Maka, hakikat shaum adalah pengendalian syahwat dan hawa nafsu. Bentuk segi empat ketupat juga sebagai simbolisasi “Baitullah” di dalam diri dengan 4 tingkatan cahaya yaitu cahaya islam, cahaya iman, cahaya ma’rifatullah, dan cahaya tauhid.

Setelah ketupat dibuka, akan terlihat nasi putih. Hal itu mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah memohon ampunan dari segala dosa dan kesalahan. Secara vertikal (Habluminallah) berupa permohonan ampun dan taubat secara langsung dengan Allah. Dan secara horizontal (Habluminannas) dengan sesama manusia.

Baca Juga,  Data Covid-19 pada ASN Nambah lagi, Pemda KBB Sterilisasi Akses Gedung A dan C

Lalu, dilanjutkan dengan memakan ketupat sebagai tanda rasa syukur. Maka lazim kemudian antar keluarga saling berkunjung bersilaturahmi kepada tetangga dan sanak keluarga termasuk tradisi ziarah kubur, bersilaturahmi dengan jiwa yang sudah meninggal melalui doa dan shadeqah.

Kesimpulannya, ketupat adalah simbolisasi pengekangan syahwat dan hawa nafsu dengan cahaya iman (nur’ain) melalui serangkaian ibadah selama bulan Ramadan melalui shaum, shalat, zakat, dan tilawah Al Quran bersama pemaknaannya.

Ranti sangat senang karena kerinduannya terhadap ketupat dapat terobati. Nuansa Idul Fitri di Amerika Serikat menjadi ciri khas tersendiri. Karena bumi Allah amatlah luas, dimanapun berada Islam adalah agama rahmatan lil alamin.

(ITN)

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed