oleh

A’as Bersuara, Pilkades KBB yang akan datang, Harus dibagi 2 Termin

 

Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 110 desa di Kabupaten Bandung Barat yang akan di laksanakan pada 2019 yang akan datang, menjadi kesempatan tersendiri bagi para Kades di Bandung Barat dari sebagian Kepala Desa yang ingin melanjutkan Jabatanya sebagai Kades, dengan berbagai cara mengambil hati Masyarakat KBB dalam hal pelayanan dan lainya.

Namun melihat pengalaman yang sebelumnya bahwa Pilkades Massal (Serentak) akan membuahkan berbagai macam permasalahan yang terjadi,. Meskipun ada sisi baik dari system Pemilihan serentak ini, yaitu jaminan kelangsungan pemerintahan yang selama ini dijalankan oleh Pelaksana Tugas (PLT) atau Penjabat Sementara (PJ), jabatan posisi kades akan segera terisi, dan pelayanan pun bisa maksimal.

Kades Cilame Aas Mohamad Asor berpendapat, bahwa resiko pilkades serentak, akan berdampak beberapa hal yaitu diantaranya, Kesiapan Panitia yang belum bisa menjamin, Keamanan dalam Pilkades ataupun beberapa kemungkinan lainya yang akan terjadi.

“ Dalam acuan dua termen dalam Pilkades 2019, akan mengurangi resiko yang akan terjadi. Dan ini akan menjadi lebih kondusif bagi demokrasi yang ada di Bandung Barat karena pemilihan serentak yang akan datang ini, jumlahnya sangat banyak yaitu 110 desa maka sebaiknya dibuat pada Awal tahun 2019 dan yang kedua di akhir tahun 2019” Tutur Aas kepada BBPOS.

(Adn/Dri)

92total visits,1visits today

Komentar

News Feed