oleh

4 Pelaku Pembunuhan di SPBU Ciburuy Itu Akhirnya Tertangkap Semua

Padalarang, BANGBARA.COM – Pembunuhan Sadis yang terjadi beberapa hari yang lalu akhirnya menemukan titiknya, setelah pihak polsek Padalarang dan Polres Cimahi bekerja keras mengejar pembunuh Mohamad Angga Lesmana (25), warga Kampung Andir Padalarang yang dibunuh oleh 4 orang pelakunya pada Sabtu lalu (25/8/18).

Apresiasi Polsek Padalarang bersama Polres Cimahi yang dapat mengungkapkan dengan cepat empat pelaku itu masing-masing diantaranya bernama Indra Irianto alias Jabir (30), Wahyu Dilar alias Dilar (21), Mulyana alias Ule (18), dan Raden Dendi Febriansyah alias BF (25). Mereka ditangkap di tempat persembunyiannya di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (27/8).

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menyampaikan kepada awak media “Alhamdulillah Polsek Padalarang dan Polres Cimahi berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang sempat viral di Medsos itu, dan pelakunya berjumlah empat orang” jelasnya.

Menurutnya, korban yang terbunuh tersebut yang diketahui bernama Mohamad Angga Lesmana, usia 25 tahun, yang beralamat di Kampung Andir RT 07 RW 15 Desa Ciburuy Kecamatan, Padalarang Kabupaten Bandung Barat, dan korban dikeroyok hingga mayatnya ditemukan di SPBU Ciburuy.

Pada keterangan yang didapat, berawal saat korban ditemani adiknya yang sedang nongkrong bersama pelaku, setelah itu terjadi perselisihan hingga cekcok antara korban dan para pelaku hingga terjadi kejar-kejaran, namun saat melarikan diri, korban terpisah dengan adik, dan teman lainya.

Korban saat itu tertangkap oleh para pelaku yang berjumlah empat orang itu, dengan bersama-sama memukuli korban dan langsung menghusungkan samurai ke arah kepala Bagian belakang korban,

“Dari Cekcok itu, yang membuat pelaku tidak terima kemudian mengejar korban sehingga didapat korban dan dilakukan pengeroyokan dengan senjata tajam dan pengki terhadap korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Percekcokan tersebut, sebagai pemacu dari ketersinggungan karena korban tidak menuruti ajakan pelaku.

“Motifnya hanya ketersinggungan, cekcok, yang dipacu dari para pelaku ini memanggil dan mengajak korban tapi korban tidak mau. Karena pelaku tidak menerima baik kemudian mengejar dan mengeroyok korban, korban mengalami luka di bagian kepala dan pelipis kiri dengan sabetan senjata tajam,” Paparnya.

Para pelaku diancam dikenai pasal 170 ayat dua dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. Adapun barang bukti yang diamankan, diantaranya dua unit sepeda motor, satu buah pembatas jalan, sisa pembakaran baju yang digunakan untuk menghilangkan barang bukti, dan satu buah samurai yang digunakan untuk membunuh korban. (Adn)

5227total visits,9visits today

Komentar

News Feed