oleh

2018 PI Jabar Akan Bangun 3500 Unit Rumah Bersubsidi

BANDUNG, BBPOS – Sebanyak 3500 unit rumah bersubsidi, pada tahun 2018 akan dibangun oleh Pengembang Indonesia  di sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Pada tahun 2018, Pengembang Indonesia  (PI) Jabar menargetkan pembangunan perumahan sebanyak 3500 unit rumah, target tersebut, sambungnya, bisa dicapai seluruh developer yang tergabung di organisasi PI dan bahkan kemungkinan bisa melebihi dari apa yang ditargetkan” ujar Ketua DPD Pengembang Indonesia  Jabar, M. Firaldi Akbar Zulkarnain, saat ditemui di kawasan Dago Resort Bandung, Kemarin, Jumat (22/12/17).

Ia merasa yakin hal itu dapat dicapainya, menurutnya, Satu developer dapat mengembangkan  100 unit rumah, ” jika ada 30 developer sudah selesai, itu yang kita targetkan,” ungkapnya

Ia menyebutkan, Pengembang Indonesia mengembangkan sebanyak mungkin perumahan bersubsidi, karena  Pengembang Indonesia melakukan pembangunan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang relatif murah dan terjangkau masyarakat menengah ke bawah seperti dari kalangan karyawan pabrik,  PNS, guru, bahkan dari pekerja jasa transportasi ojek.

“Relatif murah karena biaya untuk bulanannya itu berkisar di satu jutaan di bawah satu setengah jutaan,” ujarnya.

Meski perumahan yang dibangun merupakan perumahan bersubsidi, ia menjelaskan, Pengembang Indonesia akan membuat sertifikasi pengembang melalui Sistem Informasi Registrasi Pengembang (Sireng) sehingga walaupun harganya relatif murah tetapi bangunan perumahan tetap layak huni.

“Jadi gak boleh juga karena MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) akhirnya gak layak huni, jadi kita harus buat sertifikasinya itu yang kita berlakukan di Jawa Barat DPP dan Pemerintahan Pusat,” jelasnya.

Menurut Firaldi, selama ini belum ada sertifikasi bagi pengembang (developer) sehingga perumahan MBR kebanyakan rumah-rumahnya tidak layak huni, maka dengan adanya Sireng diharapkan tidak terjadi pembangunan perumahan yang tidak layak huni.

“Sekarang kan banyak perumahan itu yang dindingnya berjatuhan karena semennya sedikit kalau nanti gak bisa karena gak boleh begitu, bisa jadi itu karena gak ada Sirengnya,” bebernya.

DI Jawa Barat, tambahnya,  pembangunan perumahan oleh PI Jabar, rencananya akan dikembangkan  pembangunan ada di daerah Kuningan, Cirebon, Bandung Barat, serta Cianjur yang semuanya tergabung di organisasi PI.

“Kita belum tahu, tapi yang sekarang sudah terdaftar di kita ya, itu ada di Kuningan, Cirebon, Bandung Barat, Cianjur itu,” paparnya. (Adn)

80total visits,1visits today

Komentar

News Feed