oleh

2 Bulan Disdukcapil KBB, Tidak Bisa Layani KIA

 

NGAMPRAH, BBPOS – Dalam kebutuhan akan administrasi kependudukan di Bandung Barat, semakin meningkat apalagi sejak di luncurkanya Kartu Indentitas Anak (KIA) sejak Agustus 2017 yang lalu. Bahwa dengan kehadiran KIA bagi anak di bawah usia 17 tahun, menjadi kemudahan bagi mereka para Anak usia Nol hingga 17 tahun di Bandung Barat, dalam segala kepengurusan administrasi seperti untuk persyaratan mendaftar sekolah, bukti diri untuk tabungan Bank, pengurusan BPJS, proses identifikasi jenazah dan  klaim santunan kematian, pembuatan dokumen keimigrasian, mencegah perdagangan anak, dan juga sebagai  bentuk pemenuhan hak anak.

Dalam hal ini Kepala Bagian Pendaftaran Penduduk ( DAFDUK) Tri Agus menjelaskan, bahwa dirinya belum bisa melakukan sosialisasi besar-besaran kepada masyarakat  dikarenakan kendala tidak adanya bahan tinta Ribbon dan Blangko untuk KIA.

” Saya ingin Sosialisasikan Kartu ini, namun karena tidak adanya Ribbon dan Blangko sehinga harus di pending lebih dahulu” Tutur Tri.

Tri pun menambahkan, Sejak peluncuran KIA Agustus 2017 yang lalu, Disdukcapil sudah mengeluarkan 7000 blangko KIA kepada masyarakat KBB, namun setelah habis blangko nya, sampai saat ini Kabag Dafduk belum lagi mendapatkan  bahan untuk pembuatan KIA tersebut.

“Kami sudah mengajukan pengadaan kepada Bagian Sekretariat  Disdukcapil untuk pengadaan ini, namun belum ada kabar lagi hingga saat ini, mungkin sambil menungu Anggaran APBD turun” tambahnya.

Kartu KIA fungsinya sama dengan KTP namun di bedakan dari system teknisnya jika KTP terdapat CIP di bawah Foto pada KTP, namun jika KIA terdata berupa Barcode yang tertera pada kartu KIA. Kepemilikan kartu KIA bisa di mulai sejak bayi lahir hingga 5 tahun tanpa menggunakan Foto pada kartu KIA, setelah itu pembuatan KIA baru mulai dengan perekaman foto sejak usia minimal 5 tahun  hingga 17 tahun, setelah usia 17 tahun keatas maka berlakukah KTP.

(Adn/Dri)

85total visits,6visits today

Komentar

News Feed