oleh

11 Desa Jadi Imbas Hujan Besar Dalam Sehari di Bandung Barat, Ini Dia Datanya

Link Banner

Padalarang, BANGBARA.COM. – Intensitas hujan tinggi dengan durasi waktu yang lama, yang disertai luapan sungai, serta drainase saluran air yang tidak berfungsi dengan baik, membuat longsor dan banjir bandang melanda beberapa wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sekitar pukul 09.00 s.d 20.00 WIB pada hari Selasa (31/03/2020) kemarin.

Ditengah suasana yang mencekam akibat kehadiran Virus Corona sehingga beberapa orang di KBB yang terancam jenis wabah Covid-19 ini. Bencana lain berupa banjir bandang, diikuti dengan tanah longsor, serta peristiwa lainya mewarnai situasi saat ini.

Link Banner

Berikut adalah kondisi terakhir yang dirangkum Redaksi Bangbara.com berdasarkan rilisan data yang diterima peristiwa yang terjadi dalam 1 hari Selasa (31/03/2020) Kemarin di Bandung Barat yang dirangkum dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD KBB, Kamis (01/04/2020).

1. Desa Sukatani – Kecamatan Ngamprah

– Berdampak 1 rumah roboh milik Cepi Suhendi (50) terdapat 4 Jiwa, berlokasi di Kampung Tanjakan RT01 RW01. Sementara korban mengungsi ke keluarga terdekat, dengan kerugian sekitar Rp25 Juta.

2. Desa Kertajaya – Kecamatan Padalarang

Longsor Pesawahan Sekitar 25m² di Kampung Cisalak RT03 RW22. Kerugian akibat longsor lahan pertanian belum terdeksi. Hal ini juga mengancam pemukiman warga Kampung Curug Agung RT05 RW02, 35 KK – 140 Jiwa.

3. Desa Ciptagumati – Kecamatan Cikalongwetan

Longsor Kampung Babakan RT05 RW06, berdampak 4 rumah roboh dengan 6 KK diantaranya, rumah milik  Heri (38) terdapat 6 Jiwa, Pipin Saripudin (49) – 3 Jiwa, Randi (32) – 3 Jiwa, Iri Suhendar (59) – 3 Jiwa, Deni Irawan (28) – 3 Jiwa, dan rimah Dadin (43) terdapat  3 Jiwa. Sementara seluruh korban mengungsi ke kerabat terdekat.

4. Desa Margajaya – Kecamatan Ngamprah

Longsor Kampung Ciharashas RT01 RW12, berdampak 1 unit rumah rusak sedang, korban 2 KK – 5 Jiwa rumah milik Wanda (40) terdapat 4 Jiwa, dan Irfan (30) tahun terdapat 1 Jiwa.

5. Desa Ngamprah – Kecamatan Ngamprah

Longsor Kampung Ngamprah Girang RT04 RW03, 1 unit rumah terancam rumah milik Sumarna (55) terdapat 3 Jiwa.

6. Desa Cilame – Kecamatan Ngamprah

Banjir Bandang di Perum Taman Bunga Cilame. Dampak 60 rumah terendam air setinggi 50cm, RT02, 03, 07, 08 dan 11, RW23. 1 Masjid Miftahul Janah terendam air setinggi 50cm, berikut 2 titik TPT drainase jebol panjang 15 meter.

7. Desa Cimanggu – Kecamatan Ngamprah

Longsor menutupi jalan Kampung Pasirhuni RT02 RW01, panjang 10 meter dan tinggi 5 meter.

8. Desa Cimareme – Kecamatan Ngamprah

Banjir Bandang di Kampung Campaka RT03 RW03, berdampak 3 rumah terendam air setinggi 60 cm, perabotan dan alat rumah tangga rusak terendam. Korban rumah milik Elih (70) 1 KK terdapat 8 Jiwa, Oong (43) 1 KK terdapat 4 Jiwa, dan rumah Iyat (70) 1 KK terdapat 4 Jiwa.

9. Desa Kertamulya – Kecamatan Padalarang

Longsor 2 titik tebing, tinggi 20 m dan lebar 10 m, di Kampung Pos Kidul RT03 RW18. Mengancam 2 rumah milik Abung Supriatna (70) 1 KK, Dedeh (58) terdapat 4 Jiwa, dan 1 Pabrik Pengolahan Sampah. Sementara korban diungsikan ke lokasi yang lebih aman di karenakan rumahnya di pinggir longsoran 50cm dan posisi rumah sudah miring.

10. Desa Singajaya – Kecamatan Cihampelas

Longsor tebing, tinggi 10M dengan panjang 10M di Kampung Babakan RT04 RW03, mengancam 1 rumah dengan 2 jiwa, milik Rohani.

11. Desa Tagog Apu – Kecamatan Padalarang

Longsor tebing, tinggi 5 M dan panjang 15 M di Kampung Parigi Mekar RT01 RW21, berdampak 1 rumah panggung kondisi miring rumah milik Dadang Wiguna (38) terdapat 4 Jiwa. Korban saat ini mengungsi ke rumah orang tuanya.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB Duddy Prabowo, melalui pesan singkat WhatsApp menyampaikan, Tim BPBD bersama Aparatur Kewilayahan (Desa, Kecamatan, Polsek, Koramil), Relawan PB melakukan pendataan dan kaji cepat ke lokasi bencana, mengungsikan warga terdampak, dan membantu evakuasi barang milik warga yang terdampak.

Ditambahkannya, kebutuhan yang mendesak saat ini adalah pembersihan material longsor dan banjir bandang, alat kebersihan keluarga, dan paket sembako untuk warga terdampak.

“Segala bentuk perkembangan di lokasi bencana akan dilaporkan kembali sesuai perkembangan di lapangan”, jelas Duddy di akhir pesan singkatnya.

 

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Gallery :

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Baca Juga,  Gedung DPRD KBB Dikepung Ribuan Massa Tolak Rencana RUU HIP

Komentar

News Feed